Cuaca Buruk, Harga Sejumlah Ikan dan Bahan Pokok di Pacitan Merangkak Naik

oleh -101.242 views

Pacitanku.com, PACITAN – Cuaca buruk di Kabupaten Pacitan menyebabkan kelangkaan ikan laut otomatis diikuti harga ikan yang melambung tinggi terus merangkak naik. Seiring cuaca ekstrem di pesisir selatan Jawa yang menyebabkan berhentinya hampir semua aktivitas nelayan selama sepekan terakhir. Sehingga, sejak beberapa hari terakhir, para pedagang bahkan mendatangkan ikan dari daerah lain di Jawa Timur

“Pasokan ikan dari pelabuhan turun drastis sehingga membuat harga komoditas laut ini terdongkrak naik. Maklum, permintaan terus meningkat sementara stok nyaris berhenti,” ujar salah seorang pedagang ikan di pasar Minulyo, Imah, belum lama ini.

Imah menuturan, sebelum terjadi cuaca buruk, harga ikan laut yang semula Rp15 ribu per kg kini mencapai Rp20 ribu per kg. Kondisi ini membuat konsumen enggan untuk membeli ikan laut. Sementara untuk ikan laut yang banyak dicari pembeli yaitu ikan layur, banyar, tengiri, dan tuna. Sedangkan untuk harga ikan air tawar saat ini harga masih stabil yaitu Rp 30 ribu per kg.


Dengan kondisi tersebut, kata Imah, para pedagang terpaksa menaikkan harga jual untuk beberapa jenis/komoditas ikan. Besaran kenaikan harga ikan dimaksud bervariatif, yakni mulai kisaran 20 persen hingga 100 persen.

Ikan yang mengalami kenaikan harga di antaranya adalah jenis ikan banyar, dari semula Rp 15 ribu per kilogram naik menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

Tak hanya ikan, harga kebutuhan pokok jenis cabe rawit merah rjuga mengalami kenaikan. Masih di pasar Minulyo, Yati, salah satu pedagang mengatakan harga paling tinggi yaitu cabai rawit merah senilai Rp50 ribu per kg, padahal sebelumnya harga cabai jenis ini hanya Rp45 ribu per kg. Selain cabai rawit merah, ada juga beberapa jenis cabai yang mengalami kenaikan harga, seperti cabai rawit hijau senilai Rp 25 ribu perkg yang sebelumnya Rp20 ribu kg. Cabai keriting Rp25 ribur per kg yang sebelumnya Rp20 ribu per kg.

Yati mengatakan bahwa kenaikan harga cabai ini dikarenakan gagal panen akibat dari cuaca yang tidak menentu yang terjadi akhir-akhir ini. Akibatnya barang yang masuk ke pedagang pun sedikit dan dengan nilai yang cukup tinggi. Selain cabai, harga bawang putih juga naik mencapai Rp 30 ribu dari yang semula Rp 28 ribu per kg. (DPPP001)