Ombak Ganas Hantam 2 Nelayan Pendatang di Perairan Tamperan

oleh -10922 views
Ilustrasi nelayan di perairan Pacitan. (Foto : Dok.Pacitanku)
Ilustrasi nelayan di perairan Pacitan. (Foto : Dok.Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Kondisi cuaca buruk yang melanda di laut selatan berdampak langsung di perairan Pacitan, setela dua nelayan pendatang atas nama Ujang dan Subur yang sedang berlayar dihantam ombak ganas, Rabu (3/8/2016) sore. Beruntung mereka berhasil selamat.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat Ujang dan Subur baru saja meninggalkan Dermaga Tamperan. Tiba-tiba saja, ombak dengan ketinggian sekitar tiga mete disertai angin kencang datang dan menghantam perahu mereka. Beruntung lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 20-30 meter dari pantai. Ujang berhasil berenang menyelamatkan diri ke pantai, sementara Subur terapung di atas stereofoam tempat penyimpanan ikan.

Saat ini kondisi cuaca di Pacitan sedang buruk, hujan yang disertai angin mengguyur wilayah Pacitan sejak Selasa malam hingga Rabu sore. Kondisi cuaca yang buruk membuat gelombang di laut selatan pun tinggi hingga mencapai empat meter.

Dana pemilik perahu yang digunakan Ujang dan Subur mengatakan, perahu miliknya rusak berat. Tidak hanya badan perahu saja tetapi mesinnya juga tak bisa digunakan lagi. Sehingga dia mengalami kerugian hingga Rp 60 juta. ‘’Perahu masih bisa dibawa ke pantai meskipun rusak. Beberapa hari ke depan terpaksa istrirahat melaut karena perahu butuh perbaikan,’’ ujarnya.


Saat baru sampai di 30 meter dari bibir pantai, perahu kedua nelayan tersebut diterjang ombak tinggi dan angin kencang. Akibatnya perahu yang ditumpangi dua nelayan itu terbalik dan kedua orang itu tercebur ke laut.“Saat diterjang gelombang tinggi itu, dua nelayan langsung tercebur ke laut,” tandasnya.

Dana mengatakan dengan kondisi tersebut satu nelayan berenang menuju ke tepian sedangkan satu nelayan lagi mengapung menggunakan Styrofoam. Hingga akhirnya penjaga pantai menolong kedua nelayan tersebut dan selamat.

Sementara, Kasatpolair Polres Pacitan, Bripka Indro Wibowo, mengatakan di PPP Tamperan memang ada kecelakaan laut yang melibatkan dua nelayan. Saat ini dua nelayan itu telah selamat dan dibawa pulang.

Dia mengimbau kepada seluruh nelayan untuk tidak beraktifitas di laut terlebih dahulu. Hal ini karena cuaca di wilayah Pacitan sedang tidak bagus, sehingga berbahaya untuk digunakan melaut. Sebab, sesuai prediksi dari BMKG ketinggian gelombang air laut di Pacitan saat ini mencapai 4-5 meter. Serta angin bertiup dengan kecepatan 32-35 kilometer per jam. (RAPP002)