Indartato: Perpustakaan Diharapkan Rambah Pelosok Pedesaan

oleh -13748 views

Pacitanku.com, NUSA DUA – Bupati Pacitan, Drs H Indartato, MM menilai bahwa keberadaan perpustakaan sebagai sumber referensi ilmu masyarakat sangat penting, sehingga dia berharap bahwa perkembangan perpustakaan di Pacitan tak hanya berkutat di lingkup perkotaan, melainkan harus merambah ke pelosok pedesaan.

Menurut Indartato, dalam keterangannya usai mendapatkan penghargaan atas komitmennya mengembangkan perpustakaan, Kamis (14/4/2016) di Nusa Dua, Provinsi Bali menyatakan bahwa dirinya senang bahwa minat baca masyarakat dewasa ini terus meningkat.

“Nantinya, perkembangan perpustakaan diharapkan tidak hanya terhenti di perkotaan melainkan merambah hingga pelosok pedesaan, kalau bisa dana desa nanti digunakan untuk pengembangan perpustakaan,” katanya.


Jika memungkinkan, imbuh Indartato, akan digelar lomba gemar membaca masyarakat desa. Hal ini dilakukan untuk mendorong masyarakat desa di Pacitan menjadi gemar membaca. ‘’Nanti kita juga akan lombakan di masing-masing desa. Dihitung berapa persen masyarakat disitu yang gemar membaca. Dan, hasilnya nanti akan kita bandingkan,’’ terangnya.

Menurut Indartato, keberadaan perpustakaan di Pacitan, ternyata selama lima tahun angka melek huruf di Pacitan terus menunjukkan grafik peningkatan. Dari 91,6 persen pada 2011 lalu, kini meningkat menjadi 92,83 persen.

“Karena itu, kantor perpustakaan daerah dibangun lebih modern dengan anggaran sebesar Rp 1,25 miliar, jika kondisi perpustakaan daerah lebih baik dari sebelumnya, diharapkan pengunjung makin banyak,’’ ujarnya.

Selain itu, masyarakat gemar membaca, kata Indartato, juga berbanding lurus untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Pacitan. Sebagaimana diketahui, angka IPM Pacitan saat ini mencapai 74,08. Bahkan, Indartato menilai angka IPM tersebut berada di posisi tengah Jawa Timur.

Berdasarkan data Perpusda Pacitan, setidaknya saat ini sudah ada sekitar 72 perpustakaan desa yang didirikan pemkab bekerjasama dengan pemerintah desa setempat. (RAPP002)