Hidden Point Edisi 15 Obati Rasa Kangen Bupati Pacitan Main Surfing

oleh -8 Dilihat
Hidden Point, adalah kompetisi surfing yang digelar setiap tahunnya oleh komunitas Pancer Surf Club (PSC) Pacitan. (Foto: Julian Tondo)

Pacitanku.com, PACITAN – Setelah vakum selama kurang lebih tiga tahun karena pandemj Covid-19, kini Hidden point kembali digelar di pantai Pancer dorr Pacitan.

Hidden Point, adalah kompetisi surfing yang digelar setiap tahunnya oleh komunitas Pancer Surf Club (PSC) Pacitan.

Namun karena pandemi terjadi, maka Hidden Point terpaksa tidak dilaksanakan.

Seperti obat rindu, Hidden Point yang ke-15 ini seolah menjadi ajang reuni bagi para surfer khususnya di kabupaten Pacitan. 

Setidaknya ada 33 atlet surfing dari Banyuwangi, Malang, Bali, DI Yogyakarta, Pangandaran, dan Pacitan ikut memeriahkan Hidden Point ke-15.

“Allhamdulillah, tahun ini kami bisa laksanakan Hidden Point, dan animo peserta luar biasa. Ada juga tiga peserta dari jepang yang kebetulan berkunjung ke Pacitan, dan ikut kompetisi,”kata Ketua PSC Khoirul Amin, Senin ( 14/08/2023).

Tiga kelas yang di kompetisikan kali ini adalah, open division, open longboard division, dan under 15th division.

“Walaupun ombak tidak begitu bagus, tapi antusias atlet sungguh luar biasa, salut buat para atlet,”ungkap Amin.

Sementara itu, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji yang turut hadir membuka acara menyatakan, event ini seolah mengobati kerinduannya akan surfing.

Mas Aji yang juga seorang surfer kawakan, sangat antusias mengikuti rangkaian acara event hingga selesai. Bahkan dirinya ikut kompetisi pada kelas tambahan yaitu kelas manula surfer.

“Lama saya tidak masuk air. Dan tadi sempat terbawa arus ketengah. Tapi asik asik . Saya masuk air lagi untuk main surfing,”kata Mas Aji.