Sempat Mangkrak, Gedung Rawat Inap RSUD Pacitan Dibangun Lagi

oleh -10806 views
Iman Darmawan RSUD Pacitan

Pacitanku.com, PACITAN – Gedung rawat inap kelas III RSUD dr Darsono yang setahun terbengkalai mendapat suntikan dana segar. Pemkab menggelontor anggaran sekitar Rp 11 miliar menuntaskan pekerjaan fisik yang sempat mandek tersebut. Lanjutan proyek gedung rawat inap tersebut sudah diajukan sejak Maret lalu, namun terhenti di bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP).

‘’Baru hari ini dilakukan penandatanganan surat perjanjian kontrak (SPK),’’ ungkap dr Iman Darmawan Direktur RSUD dr Darsono, Rabu (29/6).

Meskipun proses penandatanganan SPK sudah klir, kata Iman, proses teknis pembangunan gedung rawat inap kelas III baru dilakukan pasca Lebaran. Anggaran miliaran rupiah untuk melanjutkan rpyek gedung rawat inap tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016. Perinciannya, Rp 7 miliar untuk fisik bangunan. Sedangkan Rp 4 miliar untuk pengadaan alat kesehatan.

Imam mengatakan, sesuai detail enginering desain (DED) bangunan ruang rawat inap kelas III itu akan terdiri dari dua lantai. Sementara rencana penggunaannya untuk ruang rawat anak-anak dan sebagian ruang untuk penanganan pasien penderita stroke. ‘’Akan ditambah unit stroke, karena kecenderungan pasien untuk kasus penyakit stroke di Pacitan naik,’’ terangnya.


Untuk bangunan lama, lanjutnya, rencananya akan dibongkar. Kemudian lahan bekas bangunan tersebut akan dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) di lingkungan RSUD dr Darsono. Penyediaan RTH itu sebagai upaya untuk menata kondisi lingkungan rumah sakit. Mengingat jumlah RTH yang ada di sekitar RSUD dr Darsono masih terbatas. ‘’Nanti ruang gizi itu akan kami pindah dan diganti menjadi RTH. Supaya lebih terang,’’ ungkapnya.

Diketahui, tahap awal pembanguan ruang rawat inap klas III itu sudah menyedot anggaran sekitar Rp 2 miliar. Dana sebesar itu hanya cukup untuk mengerjakan lantai dasar bangunan, dari rencananya terdiri dari dua lantai. Lokasinya, berada di depan kamar jenazah dengan luas lahan sekitar 9.000 meter persegi. (her/yup/RAPP002)

Sumber: Radar Madiun