Kebutuhan Daging dan Kedelai di Pacitan Cukup Tinggi

oleh -13747 views

Pacitanku.com, PACITAN – Kebutuhan masyarakat terhadap kedelai dan daging di Pacitan saat ini melebihi stok produksi, sehingga Pacitan disebut mengalami kelangkaan produksi kedelai dan daging, yang dinilai masih rendah dibanding jumlah kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan Pemkab Pacitan, Mulyadi, kepada wartawan, Kamis kemarin. Menurutnya,  saat ini angka produksi  kedelai sampai saat ini masih harus mengimpor dari luar daerah. ‎

“Kebutuhan masyarakat akan bahan baku pembuatan tempe serta tahu tersebut memang cukup tinggi. Sehingga wajar kalau produksi kedelai memang masih jauh tertinggal dengan angka rata-rata konsumsi masyarakat, kebutuhan kita masih bertengger dikisaran 33.000 ton. Sementara sasaran produksi kita yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa-Timur, hanya sekitar 4.482 ton ose,” jelasnya.

Mulyadi juga menyebut Pacitan mengalami kelangkaan daging akibat minimnya produksi daging‎. Seperti daging unggas, ayam serta sapi, yang selama ini masih didatangkan dari sejumlah daerah. “Kebutuhan akan daging juga sangat tinggi. Hingga penghujung tahun 2015 lalu, kebutuhan daging di Pacitan masih mencapai 163 ton,” tandasnya.


Lebih lanjut, Mulyadi mengungkapkan, meski ada beberapa komoditi bahan pangan yang belum berimbang dengan rata-rata konsumsi, akan tetapi pihaknya optimistis stok pangan secara umum, masih relatif aman. Terlebih, dengan adanya sasaran target produksi yang ditetapkan Pemprov Jatim, akan menjadi stimulus para pihak dalam mengupayakan keberhasilannya. ‎”Sasaran target yang ditetapkan Pemprov Jatim, untuk komoditas padi sebesar 169.594 ton gabah kering giling,” ujarnya.

Namun demikian, Mulyadi menyampaikan bahwa  ketersediaan bahan pangan di Pacitan sejauh ini masih cukup aman. Seperti halnya gabah kering siap giling, yang diklaim masih menyisakan sekitar 40.000 ton hingga akhir tahun lalu. “Stok tersebut akan terus bertambah, sepanjang petani tidak menjual gabah keringnya ke pasar,” tutupnya. (yun/net/RAPP002)