Tahun Depan, Ini Strategi Pemkab Kembangkan Wisata di Pacitan

oleh -Dibaca 1.030 kali
Ratusan Wisatawan di Pantai Teleng Ria Pacitan foto by DWITajuk
Ratusan Wisatawan di Pantai Teleng Ria Pacitan foto by DWITajuk

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan berkomitmen akan terus melakukan pengembangan terhadap sektor pembangunan potensial di Pacitan, salah satunya adalah sektor pariwisata, pendidikan dan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan bupati Pacitan, Drs H Indartato, MM saat menyampaikan jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan, baru-baru ini.

Menurut Indartato, ada beberapa cara, khususnya di bidang pariwisata, telah dan akan dilakukan Pemkab Pacitan untuk mengembangkan pariwisata di kampung halaman Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

“Untuk pariwisata, wisata alternatif, agar wisatawan betah tinggal lama di Pacitan, pemerintah menggali atraksi budaya yang berkembang di masyarakat, diantaranya festival rontek, tari, lagu daerah dan upacara adat,” jelasnya, dilansir laman DPRD Pacitan, Kamis (12/11/2015).

Sementara, dari sisi infrastuktur, kata Indartato, pihaknya juga akan terus melakukan pembangunan infrastruktur menuju daerah destinasi wisata, seperti Pantai Klayar dan tempat unggulan lainnya dilaksanakan sesuai prioritas dan kemampuan APBD.

“Pada tahun 2016, akan terus dilanjutkan dengan berbagai upaya antara lain berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi untuk ikut membantu penanganan infrastruktur menuju obyek-obyek pariwisata unggulan,” jelas mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) ini.

Menurut Indartato, terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Pacitan yang diproyeksikan sebesar 18, 09 persen, hal tersebut merupakan proyeksi penerimaan dari seluruh sektor, termasuk didalamnya tempat rekreasi dan olahraga, utamanya potensi tempat wisata dan pendukungnya.

Selain sektor pariwisata, Indartato juga menyampaikan bahwa program dan kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat, salah satunya adalah ketersediaan air bersih, pemerintah melalui SKPD terkait terus berupaya mendekatkan pelayanan melalui sistim perpipaan maupun hidran umum secara bertahap. “Sedangkan untuk kebutuhan mendesak, khususnya di daerah rawan air bersih, dicukupi dengan dropping,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, fraksi-fraksi di DPRD Pacitan menyampaikan pemandangan umum atas rancangan peraturan daerah (Raperda) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pacitan. adapun, fraksi DPRD tersebut yakni Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gabungan Amanat Rakyat, Fraksi Partai dan Golkar Fraksi Gabungan Pembangunan Nasional. (RAPP002)