Pacitan Sumandhang Nugraha: Perayaan Hari Jadi ke-280 dengan Tari Kolosal yang Indah

oleh -249 Dilihat
Tampil anggun dalam balutan kebaya, beskap, serta blangkon, menciptakan suasana yang penuh keagungan dan sejarah. (Foto: Febriani Cahyaningtias/Tim JIP Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Perayaan Hari Jadi Pacitan ke-280 tahun ini berlangsung meriah dan penuh makna.

Agenda seni budaya sakral tersebut digelar maju dua hari, yakni pada Senin (17/2/2025) di Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo.

Perayaan tahun ini mengadopsi busana khas Surakarta, di mana masyarakat dan para pejabat daerah tampil anggun dalam balutan kebaya, beskap, serta blangkon, menciptakan suasana yang penuh keagungan dan sejarah.

Dengan tema “Pacitan Sumandhang Nugraha”, perayaan ini menjadi simbol harapan dan doa agar Pacitan senantiasa dilimpahi keberkahan oleh Allah SWT.

Tema ini mencerminkan keyakinan bahwa setiap anugerah Tuhan adalah cahaya bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah.

Bambang Slamet Riyadi, selaku pembaca sinopsis tari kolosal Sumandang Nugraha, mengatakan bahwa tema khusus setiap tahun dalam perayaan Hari Jadi Pacitan bukan tanpa alasan.

Hal tersebut memiliki tujuan untuk mengadopsi budaya agar tidak lekang oleh modernisasi.

“Masyarakat ataupun wisatawan bisa tertarik dengan adanya proses yang penuh dengan makna ini, karena setiap tahun ada tema-tema khusus yang disampaikan melalui hari jadi dengan maksud untuk mengadopsi budaya biar tidak lekang oleh modernisasi yang hadir,”katanya saat ditemui tim journalism internship program (JIP) Pacitanku.com.

Dalam acara yang meriah ini, pertunjukan seni tradisional turut memeriahkan perayaan, dengan Tari Kolosal Sumandang Nugraha sebagai salah satu daya tarik utama yang menggambarkan sejarah dan kejayaan Pacitan.

Dibawakan dengan penuh semangat oleh para penari, tarian ini menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan perjuangan leluhur.

“Mengelola talenta-talenta yang ada di Pacitan, baik penari yang ditampilkan seperti tari pace, beksa pace, dan beksan kolosal yang menggambarkan bahwa seluruh potensi yang ada kita ambil untuk menjadi bagian dari Pacitan,”pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan penghormatan, perayaan Hari Jadi Pacitan ke-280 ini menjadi momen yang berharga.

Melalui tema “Pacitan Sumandhang Nugraha”, diharapkan Pacitan senantiasa dilimpahi rahmat, kedamaian, dan kemakmuran.

Perayaan ini bukan hanya sebagai wujud syukur, tetapi juga sebagai pengingat bahwa warisan budaya harus terus dilestarikan untuk kemajuan di masa depan.

Lihat juga berita-berita Pacitanku di Google News, klik disini.

No More Posts Available.

No more pages to load.