Pacitanku.com, PACITAN — Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan mengunjungi Pondok Pesantren Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, pada Kamis (30/4/2026) pagi.
Berdasarkan informasi yang diterima, mantan Wali Kota Surakarta ini ke Pacitan untuk meninjau langsung penerapan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dan robotik di lingkungan pesantren, sekaligus mengecek kesiapan infrastruktur daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Pacitanku.com, rombongan Wapres direncanakan mendarat di Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi, Magetan, sebelum bertolak ke Pacitan menggunakan helikopter.
Setibanya di kawasan pesantren, putra sulung Presiden ke-7 Joko Widodo ini akan langsung disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tremas..
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho, membenarkan agenda kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut.
Menyambut hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan tengah mengebut persiapan infrastruktur, khususnya penambalan ruas Jalan Raya Pacitan-Arjosari yang menjadi jalur akses utama.
“Njih (iya), rencana akan ke Pacitan,” terang Heru Wiwoho saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).
Meski persiapan fisik terus berjalan, Heru menegaskan bahwa rincian kegiatan dan mobilitas Wapres masih bersifat tentatif menyesuaikan kondisi lapangan dan arahan tim keamanan.
“Nuwun sewu (mohon maaf), untuk jadwal menunggu dari Paspampres njih,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan kenegaraan di Pacitan dijadwalkan rampung pada pukul 10.00 WIB. Setelah itu, rombongan Wapres Gibran akan kembali menggunakan helikopter untuk bertolak menuju Kabupaten Trenggalek guna melanjutkan agenda kunjungan kerja berikutnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan fasilitas umum serta memperkuat kualitas ekosistem pendidikan dan penguasaan teknologi mutakhir di lingkungan pondok pesantren wilayah Pacitan.
Sebelum kunjungan kenegaraan tersebut, pihak pesantren telah menunjukkan langkah nyata adaptasi teknologi melalui gelaran Santri Innovation: AI & Robotics.
Kegiatan inovatif tersebut sengaja digelar sebagai upaya mendorong para santri agar memahami sekaligus menguasai teknologi masa depan.
Pengasuh Ponpes Tremas, KH Luqman Al Hakim Harits Dimyathi, yang membuka langsung acara tersebut, menegaskan bahwa santri modern harus mampu beradaptasi.
Dalam pelaksanaannya, Ponpes Tremas menggandeng ARKAI serta menghadirkan pakar robotika, Reza Pahlevi, untuk memberikan pemaparan materi.
Para santri dibekali wawasan komprehensif mengenai AI, dasar-dasar robotika, hingga pemetaan peluang di era industri digital. Hal ini dinilai sebagai langkah konkret mencetak santri yang inovatif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.








