Dorong Budaya Pilah Sampah, DLH Pacitan Pasang Keranjang Khusus Botol di Titik Strategis

oleh -112 Dilihat
Petugas memasang keranjang khusus sampah botol di kawasan Alun-Alun Pacitan untuk edukasi pilah sampah masyarakat.
DLH Kabupaten Pacitan memasang keranjang sampah botol di titik strategis untuk membiasakan masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya.

Pacitanku.com, PACITANDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pacitan terus menggencarkan upaya peningkatan kesadaran kebersihan lingkungan dengan memasang sekitar 20 keranjang khusus sampah botol di berbagai lokasi strategis.

Program yang didukung melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) ini ditujukan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk membiasakan diri memilah sampah sejak dari sumbernya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, Cicik Roudlotul Jannah, menjelaskan bahwa keberadaan fasilitas tersebut merupakan langkah konkret untuk menekan kebiasaan membuang sampah sembarangan sekaligus memisahkan antara sampah organik dan anorganik.

“Tujuan utama pemasangan keranjang sampah botol ini adalah memberikan fasilitas tempat pembuangan sampah botol sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Kami juga ingin membiasakan masyarakat memilah sampah organik dan anorganik sehingga tidak lagi dicampur,”kata Cicik, Sabtu (27/6/2026).

Sejak dimulai tahun 2025, keranjang sampah botol telah tersebar di sejumlah titik keramaian, seperti kawasan Alun-Alun Pacitan, sekolah Adiwiyata di wilayah Kawedanan Lorok, hingga destinasi wisata Pancer Door.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, Cicik Roudlotul Jannah, saat menjadi narasumber utama dalam Dialog Interaktif
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, Cicik Roudlotul Jannah, saat menjadi narasumber utama dalam Dialog Interaktif Lingkungan Hidup di Parai Beach Resort Pacitan, Rabu (3/6/2026). (Foto: Dok. DLH Pemkab Pacitan)

Lokasi tersebut dipilih karena memiliki tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi.

Cicik menambahkan, sampah botol yang terkumpul dari keranjang tersebut memiliki nilai ekonomi dan manfaat sosial.

Masyarakat atau petugas kebersihan dapat menyalurkan sampah botol tersebut ke Bank Sampah milik DLH Pacitan atau disedekahkan langsung kepada pemulung.

“Hasil sampah botol yang terkumpul nantinya bisa dimasukkan ke bank sampah di DLH atau disedekahkan kepada pemulung. Dengan begitu, sampah tidak hanya dibuang, tetapi juga bisa memberikan manfaat,” tambahnya.

Meski jumlah keranjang saat ini masih terbatas akibat keterbatasan anggaran CSR, DLH Pacitan berkomitmen untuk terus menambah fasilitas tersebut secara bertahap.

Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat semakin bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan, selaras dengan semangat “Pacitan BISA” (Bersih, Indah, Sehat, Asri) demi menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.