Pacitanku.com, NAWANGAN — Warga Dusun Katosan, Desa Pakisbaru, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, berhasil menangkap terduga pelaku pencurian tanaman porang pada Sabtu (8/8/2026) malam.
Penangkapan pria berinisial S (32) ini sekaligus mengakhiri keresahan para petani yang terpaksa rutin menggelar ronda malam selama hampir sebulan terakhir.
Terduga pelaku, yang juga diketahui sebagai warga Desa Pakisbaru, Kecamatan Nawangan, tepergok sekitar pukul 21.30 WIB saat tengah beraksi di area perkebunan porang milik masyarakat setempat.
Menyadari keberadaannya diketahui oleh warga yang bersiaga, S sempat berupaya melarikan diri dan meninggalkan satu unit sepeda motor di lokasi kejadian.
Enggan kehilangan jejak, masyarakat langsung melakukan penyisiran intensif hingga akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan pelaku.
Kapolsek Nawangan, AKP Rokhani, membenarkan insiden penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku sempat diamankan oleh warga pada Sabtu malam sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian keesokan paginya.
“Pelaku dipergoki oleh warga pada malam Minggu sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah sempat diamankan oleh warga setempat, pelaku baru diserahkan kepada kami di Polsek Nawangan pada esok harinya,” ujar AKP Rokhani saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2026).
Sebelum menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, terduga pelaku terpaksa dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat. Kondisi fisiknya mendadak menurun drastis seusai ditangkap oleh warga.
“Pelaku sempat kami bawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis karena yang bersangkutan sempat tidak sadarkan diri,” ungkap AKP Rokhani.
Setelah mendapat tindakan medis dan kondisinya dinyatakan kembali stabil, jajaran Polsek Nawangan segera menjemput pelaku. Momen penjemputan ini bahkan sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial.
Kini, penanganan perkara tersebut telah dilimpahkan ke tingkat Kepolisian Resor (Polres). “Saat ini pelaku sudah kami serahkan ke Polres Pacitan untuk proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Kapolsek.
Sebagai informasi, maraknya aksi pencurian tanaman porang di wilayah tersebut sangat merugikan para petani. Hilangnya bibit yang baru ditanam maupun tanaman yang mendekati masa panen membuat warga berinisiatif menjaga mata pencaharian mereka secara swadaya melalui sistem keamanan keliling setiap malam.












