Pemkab Pacitan Bersama PT PPIS Salurkan Bantuan Lubang Sampah Organik untuk Tekan Volume TPA

oleh -158 Dilihat
Sekda Pacitan Heru Wiwoho dan Direktur PT PPIS S.H. Bianto meninjau penyaluran Lubang Sampah Organik di Kelurahan Sidoharjo.
Penyerahan bantuan Lubang Sampah Organik (LSO) oleh Pemkab Pacitan dan PT PPIS kepada warga Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Jumat (24/7/2026). (Foto: Nur Azizah/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pacitan berkolaborasi dengan PT Putera Pacitan Indonesia Sejahtera (PT PPIS) menyalurkan bantuan 18 titik Lubang Sampah Organik (LSO) bagi warga Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Jumat (24/7/2026).

Langkah strategis ini ditempuh guna menekan volume sampah rumah tangga yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Penyerahan bantuan yang dipusatkan di kediaman salah seorang warga, Hengki, tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho yang hadir mewakili bupati.

Turut hadir pula Kepala DLH Kabupaten Pacitan Cicik Roudlotul Janah, Direktur PT PPIS S.H. Bianto, perwakilan Camat Pacitan, Lurah Sidoharjo, sejumlah undangan serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Sekda Heru Wiwoho menegaskan bahwa penanganan persoalan sampah bukan sekadar tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Tentunya kita ketahui bersama bahwa persoalan sampah ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Sampah yang dihasilkan masyarakat semakin banyak, bisa kita lihat di TPA. Salah satunya adalah sampah rumah tangga, khususnya sampah organik yang seharusnya bisa dikelola di rumah tangga. Maka dari itu kita berupaya mengurangi sampah yang masuk ke TPA dengan dimulai dari hal-hal kecil, seperti mengelola sampah rumah tangga. Ini adalah kolaborasi yang baik,” ujar Heru.

Penyerahan bantuan yang dipusatkan di kediaman salah seorang warga, Hengki, tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan Heru Wiwoho yang hadir mewakili bupati.

Komitmen serupa turut disampaikan oleh Direktur PT PPIS, S.H. Bianto. Pihaknya menyatakan siap mendampingi Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam memfasilitasi program pengolahan sampah berbasis komunitas melalui kerja sama erat dengan DLH Pacitan.

“Kami bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup. Saat ini Lubang Sampah Organik yang bisa kami gunakan sejumlah 18 titik,” kata Bianto.

Ia berharap keberadaan fasilitas penunjang tersebut mampu mendorong masyarakat untuk membiasakan diri memilah serta mengolah sampah organik langsung dari sumbernya, sehingga volume sampah yang dibuang ke TPA dapat berkurang secara signifikan.

Sebelum penyerahan bantuan, rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi pengolahan sampah oleh Yoni Kristanto dan dilanjutkan edukasi pemilahan sampah skala rumah tangga oleh Surawan dari DLH Kabupaten Pacitan.

Suasana acara berlangsung semakin semarak ketika para pejabat daerah beserta tamu undangan bersama-sama memukul alat musik thethek—seni musik tradisional ronthek khas Pacitan—sebagai simbol dimulainya gerakan pemilahan sampah mandiri. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan Lubang Sampah Organik secara simbolis kepada perwakilan warga.

No More Posts Available.

No more pages to load.