Pacitan Kembangkan Wisata Goa Minat Khusus, Gandeng Desa dan Komunitas Lokal

oleh -101 Dilihat
Tim Pacitanku dan PSS sedang melakukan penelusuran sungai bawah tanah untuk survei potensi sumber air bersih di dalam Goa Dawung, Desa Sekar, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.
MENEMBUS PERUT BUMI: Tim Pacitanku bersinergi dengan PSS saat menyusuri lorong berair di Goa Dawung, Desa Sekar, Kecamatan Donorojo, Pacitan, beberapa tahun yang lalu. Penelusuran ini bertujuan memetakan potensi debit sumber air bersih bawah tanah yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan warga sekaligus mitigasi kekeringan di wilayah tersebut. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) tengah mendorong pengembangan potensi wisata minat khusus (extreme tourism) berbasis geologi.

Langkah strategis ini dilakukan secara kolaboratif bersama pemerintah desa dan komunitas lokal guna menjaga keberagaman serta daya tarik destinasi pariwisata di wilayah tersebut.

Kepala Disparbudpora Pacitan, Muniirul Ichwan, memaparkan bahwa tren pariwisata saat ini menuntut adanya pengalaman dan aktivitas interaktif bagi pengunjung, bukan sekadar keindahan visual semata.

Baca juga: Menelusuri Mata Air Goa Dawung, dari Bawah Tanah Kota 1001 Goa

Keberadaan wisata susur goa dinilai mampu menjawab tantangan tersebut.

“Konsep wisata itu kalau tidak ada aktivitasnya berisiko. Tapi kalau seperti di Luweng Ombo atau Goa Dawung, itu masih ada aktivitas penelusurannya. Itu akan jauh lebih menarik bagi wisatawan minat khusus,”kata Muniirul Ichwan, baru-baru ini.

Untuk merealisasikan pengembangan ini, Disparbudpora telah berkoordinasi dengan komunitas Pacitan Speleology Society (PSS) guna memetakan kawasan goa yang direkomendasikan secara teknis.

Kepala Disparbudpora Pacitan Muniirul Ichwan bersama komunitas PSS memberikan keterangan pers terkait pengembangan wisata susur goa di Luweng Ombo.
Kepala Disparbudpora Pacitan, Muniirul Ichwan (tengah), didampingi perwakilan Pacitan Speleology Society (PSS) memberikan keterangan pers di sela-sela kegiatan penelusuran goa Luweng Ombo, Kabupaten Pacitan. Sinergi ini merupakan langkah awal pengembangan wisata minat khusus berbasis geologi. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Berdasarkan pemetaan awal, kawasan Luweng Ombo dan Goa Dawung di Desa Sugihwaras dinilai memiliki potensi tinggi berkat dukungan aksesibilitas serta keamanan yang teruji.

Terkait skema manajerial di lapangan, Muniirul menegaskan bahwa pemerintah daerah memosisikan diri sebagai fasilitator. Pengelolaan operasional wisata goa akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak desa yang bekerja sama dengan komunitas speleologi setempat.

“Saya di Dinas Pariwisata tidak berniat mengelola langsung. Biar dikelola oleh desa bersama teman-teman komunitas (PSS). Kepentingan saya adalah menjaga keberagaman destinasi wisata di Pacitan, itu poin pentingnya,” tegasnya.

Sebagai wujud komitmen pendampingan jangka panjang, Pemkab Pacitan berencana mengalokasikan bantuan sarana dan prasarana secara bertahap.

Dukungan ini diharapkan mampu menunjang kelengkapan peralatan teknis sehingga standar operasional dan keselamatan wisatawan minat khusus tetap terjamin.

Video Telusur Goa Dawung Donorojo, Sumber Mata Air Bawah Tanah