Kapolres Pacitan Resmikan Jembatan Presisi Merah Putih, Mobilitas Warga Mangunharjo Kini Lebih Aman dan Lancar

oleh -664 Dilihat
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar memotong pita saat meresmikan Jembatan Presisi Merah Putih di Desa Mangunharjo, Arjosari.
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, didampingi jajaran Forkopimda saat meresmikan Jembatan Presisi Merah Putih di Desa Mangunharjo, Kecamatan Arjosari, Senin (27/4/2026). Jembatan ini diharapkan memacu roda ekonomi warga setempat. (Foto: Humas Polres Pacitan for Pacitanku)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar meresmikan revitalisasi Jembatan Presisi Merah Putih di Desa Mangunharjo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, pada Senin (27/4/2026).

Perbaikan akses vital ini diharapkan mampu memperlancar roda perekonomian dan aktivitas sosial warga setempat.

Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Kapolres Pacitan, yang turut disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat Desa Mangunharjo.

Revitalisasi jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan tindak lanjut dari instruksi Kapolri dan Kapolda Jawa Timur.

Program ini bertujuan untuk mewujudkan pelayanan nyata kepolisian melalui perbaikan fasilitas umum yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat.

“Alhamdulillah, hari ini kita resmikan Jembatan Presisi Merah Putih. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami agar Polri benar-benar hadir dan memberikan manfaat langsung di tengah masyarakat,”kata AKBP Ayub Diponegoro Azhar dalam sambutannya.

Lebih lanjut, AKBP Ayub menegaskan bahwa kepolisian memiliki komitmen kuat untuk memastikan sarana publik di wilayah hukum Polres Pacitan dalam kondisi layak.

Menurutnya, pembangunan fasilitas seperti jembatan adalah bukti bahwa Polri merupakan mitra masyarakat dalam memajukan daerah.

Kini, dengan jembatan yang tampil lebih kokoh dengan aksen warna merah putih tersebut, warga Desa Mangunharjo dan sekitarnya tidak lagi terkendala masalah aksesibilitas.

“Harapan kami, jembatan ini dapat membantu kelancaran mobilitas masyarakat. Aktivitas sehari-hari, baik ke pasar, sekolah, maupun ke ladang, kini bisa berjalan lebih baik, cepat, dan yang terpenting adalah aman tanpa rasa cemas,”pungkas AKBP Ayub.

No More Posts Available.

No more pages to load.