Cegah Karies Sejak Dini, 45 Dokter Spesialis Edukasi dan Periksa Gigi Ratusan Warga Pacitan

oleh -117 Dilihat
Seorang dokter gigi spesialis sedang memeriksa gigi seorang pasien warga Desa Poko menggunakan peralatan medis, fokus pada interaksi medis.
Pelayanan medis intensif diberikan oleh salah satu dari 45 dokter gigi spesialis Forum Dokter Gigi Indonesia Peduli (FDGIP) kepada warga Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Selasa (28/4/2026). Layanan ini berfokus pada deteksi dini dan penanganan kasus karies parah yang dialami warga. (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, PRINGKUKU – Sebanyak 45 dokter gigi spesialis dari Jakarta turun langsung ke Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, pada Sabtu (25/4/2026), untuk memberikan layanan pemeriksaan dan edukasi kesehatan mulut gratis.

Langkah medis ini merespons masih rendahnya kesadaran masyarakat yang kerap baru mencari pengobatan saat kondisi gigi berlubang (karies) sudah parah.

Ratusan warga tampak antusias mengikuti layanan medis intensif ini. Tercatat 110 orang mendapatkan penanganan langsung untuk berbagai keluhan kerusakan gigi.

Sementara itu, 100 warga lainnya diajak mengikuti aksi sikat gigi massal sebagai langkah preventif mencegah penumpukan karang gigi yang memicu infeksi.

Kegiatan bakti sosial yang menggandeng Forum Dokter Gigi Indonesia Peduli (FDGIP) ini diinisiasi oleh Anggota DPRD Kabupaten Pacitan, Ririn Subianti.

Ratusan warga Desa Poko, dari anak-anak hingga dewasa, secara bersama-sama melakukan gerakan menyikat gigi di bawah panduan para dokter spesialis.
Sebagai langkah edukasi, ratusan warga Desa Poko mengikuti aksi sikat gigi bersama untuk mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar. Kegiatan ini bertujuan mencegah penumpukan karang gigi dan kerusakan karies permanen, Sabtu (25/4/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

Ririn menyoroti kebiasaan masyarakat yang mengabaikan perawatan rutin dan baru datang ke fasilitas kesehatan saat menahan sakit.

“Masyarakat harus rajin gosok gigi dengan teori yang benar. Segera periksa jika sudah ada keluhan, jangan menunggu karies lebih lanjut, dan pastikan cek kesehatan gigi secara berkala minimal enam bulan sekali,”tegas Ririn, menggarisbawahi pesan edukasi dari para ahli medis yang hadir.

Melalui pendampingan dokter spesialis, warga tidak sekadar dicabut atau ditambal giginya, tetapi dibekali teknik perawatan mulut mandiri di rumah untuk menghindari kerusakan gigi permanen.

Terkait kolaborasi penanganan kesehatan ini, legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari daerah pemilihan (dapil) I Pacitan (Pacitan, Pringkuku) ini turut mengapresiasi respons cepat para tenaga medis.

“Saya berterima kasih kepada FDGIP yang jauh-jauh datang dari Jakarta, Dinas Kesehatan, PDGI Cabang Pacitan, serta seluruh pihak yang membantu. Semoga sinergi kolaborasi ini bisa berulang kembali di tempat dan sasaran yang berbeda,”ujarnya.

Kampanye kesehatan preventif ini mendapat dukungan penuh dan dikawal langsung oleh otoritas kesehatan daerah, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan Daru Mustikoaji, Ketua PDGI Cabang Pacitan, Kepala Puskesmas Candi, serta Kepala Desa Poko.

No More Posts Available.

No more pages to load.