Gempa M 5,3 Guncang Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

oleh -159 Dilihat
Peta lokasi episenter gempa bumi M 5,3 dan titik-titik gempa susulan di wilayah Tenggara Pacitan.
Peta sebaran episenter gempa bumi utama dan rentetan gempa susulan yang dirilis BMKG di wilayah perairan Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2026).

Pacitanku.com, PACITANGempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (27/6/2026) pukul 14.47 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa yang berpusat di laut ini tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa terletak pada koordinat 9.05° LS dan 111.11° BT, atau tepatnya berada di laut pada jarak 96 kilometer arah Tenggara Pacitan dengan kedalaman 53 kilometer.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc., menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar Wijayanto melalui keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

Guncangan gempa ini dirasakan cukup luas.

Di wilayah Pacitan, Wonogiri, Tulungagung, dan Blitar, getaran mencapai skala intensitas III MMI, di mana warga merasakan getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Sementara itu, di wilayah Kulon Progo, Bantul, Sleman, Yogyakarta, Trenggalek, Malang, Nganjuk, Magetan, Klaten, Ponorogo, dan Jember, getaran dirasakan pada skala II MMI.

Rentetan Gempa Susulan

Sejak gempa utama terjadi, BMKG mencatat telah terjadi belasan kali aktivitas gempa susulan (aftershock) di wilayah perairan Tenggara Pacitan hingga Sabtu malam.

Berikut adalah rincian gempa susulan yang tercatat oleh BMKG:

  • Pukul 15.25 WIB: Magnitudo 2,3, lokasi 80 km Tenggara Pacitan, kedalaman 17 km.
  • Pukul 15.53 WIB: Magnitudo 2,5, lokasi 68 km Tenggara Pacitan, kedalaman 32 km.
  • Pukul 16.33 WIB: Magnitudo 2,4, lokasi 70 km Tenggara Pacitan, kedalaman 19 km.
  • Pukul 16.53 WIB: Magnitudo 3,2, lokasi 74 km Tenggara Pacitan, kedalaman 26 km.
  • Pukul 17.03 WIB: Magnitudo 2,6, lokasi 69 km Tenggara Pacitan, kedalaman 25 km.
  • Pukul 17.07 WIB: Magnitudo 2,1, lokasi 54 km Tenggara Pacitan, kedalaman 32 km.
  • Pukul 17.14 WIB: Magnitudo 2,4, lokasi 76 km Tenggara Pacitan, kedalaman 29 km.
  • Pukul 17.18 WIB: Magnitudo 2,6, lokasi 84 km Tenggara Pacitan, kedalaman 23 km.
  • Pukul 17.35 WIB: Magnitudo 2,7, lokasi 71 km Tenggara Pacitan, kedalaman 28 km.
  • Pukul 18.43 WIB: Magnitudo 2,5, lokasi 85 km Tenggara Pacitan, kedalaman 66 km.
  • Pukul 19.14 WIB: Magnitudo 2,7, lokasi 75 km Tenggara Pacitan, kedalaman 11 km.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, memeriksa, dan menghindari bangunan yang mengalami retak atau rusak akibat guncangan gempa. Pihak BMKG terus melakukan monitoring intensif terhadap aktivitas gempa susulan dan berkomitmen untuk terus menyampaikan pemutakhiran informasi secara berkala kepada seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.