Pacitanku.com, ARJOSARI – MI Jatimalang Arjosari, Pacitan menggelar ujian munaqosyah bagi siswa kelas akhir dengan menghadirkan tim penguji dari putra-putri kiai Perguruan Islam Pondok Tremas untuk membekali lulusannya ilmu kemasyarakatan, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini menjadi bentuk evaluasi akhir sekaligus pembekalan nyata bagi para siswa sebelum terjun ke tengah masyarakat.
Kepala MI Jatimalang, Muh Irkam, menegaskan bahwa ujian munaqosyah ini bukan sekadar formalitas untuk mengejar nilai akademik atau meluluskan siswa. Menurutnya, momentum ini adalah bentuk akuntabilitas moral pihak madrasah kepada wali murid.
“Ujian munaqosyah ini bukan hanya kegiatan formalitas mendapatkan nilai atau kelulusan, namun ini bentuk pertanggungjawaban madrasah kepada orang tua yang telah menitipkan putra-putrinya enam tahun yang lalu,” ujar Muh Irkam di lingkungan MI Jatimalang.
Irkam menambahkan, seluruh materi yang diujikan dalam munaqosyah dirancang untuk melatih kesiapan mental dan spiritual anak didik. Ilmu-ilmu keagamaan dan praktis tersebut diharapkan menjadi modal utama yang langsung bisa diterapkan di lingkungan tempat tinggal mereka.
“Tujuan kegiatan munaqosyah ini untuk membekali anak-anak dengan ilmu pengetahuan yang diperlukan di masyarakat. Sangat penting untuk dikuasai oleh anak-anak kami, lulusan dari MI Jatimalang,” tambahnya.
Suasana ujian tahun ini terasa jauh lebih istimewa berkat kehadiran jajaran penguji dari kompeten dari Pondok Tremas. Beberapa di antaranya merupakan figur-figur yang dihormati, seperti putri dari KH Wakik Hasyim, putri dari KH Fuad Dimyathi, putra dari KH Akhid Turmudi, serta ustaz Zainur Mubin. Kehadiran tokoh-tokoh muda pesantren ini sukses melecut motivasi para siswa untuk unjuk kemampuan terbaik.
Di akhir sesi, Kepala Madrasah turut menitipkan pesan mendalam bagi para peserta ujian agar tidak cepat berpuas diri dan terus memupuk asa demi meraih masa depan yang gemilang.
“Setiap usaha dan kerja keras anak-anak hari ini adalah pondasi yang kuat untuk membangun cita-cita besar di masa yang akan datang. Kami berharap ilmu yang kami berikan semoga bermanfaat dan berkah, bermanfaat untuk dirinya sendiri maupun keluarganya,” pungkas Muh Irkam.











