Pacitanku.com, PACITAN-Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Deputi Bidang Pemasaran menggelar kegiatan Diseminasi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara melalui Pemanfaatan Digital Marketing di Parai Beach Resort Telengria, Pacitan, Senin (6/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku pariwisata dalam memanfaatkan pemasaran digital guna memperkuat promosi destinasi wisata di Pacitan.
Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Sulthan Shalahuddin, seorang praktisi media digital yang saat ini mengelola sejumlah akun bisnis serta menjabat sebagai Direktur PT Pacitanku Digital Media.
Alumni Universitas Sumbawa itu membagikan pengalaman sekaligus strategi membangun promosi digital yang efektif di era perkembangan teknologi.
Dalam paparannya, Sulthan menekankan bahwa keberhasilan digital marketing tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membuat konten, tetapi juga diawali dengan pola pikir yang tepat, strategi yang terarah, prinsip pengelolaan yang konsisten, serta persiapan yang matang.
Ia menyebut masih banyak pengelola media promosi wisata yang terjebak pada kesalahan-kesalahan mendasar, seperti jarang memperbarui konten, sering berganti admin sehingga kehilangan identitas komunikasi, membuat konten tanpa konsep yang jelas, hingga ingin memperoleh hasil secara instan.
“Digital marketing bukan sekadar rutin mengunggah konten. Yang paling penting adalah membangun mindset, menyusun strategi yang tepat, dan konsisten dalam pengelolaannya. Jangan berharap hasil besar jika akun jarang diperbarui, admin terus berganti, konten tidak memiliki konsep, atau semuanya ingin serba cepat,” ujar Sulthan.
Menurutnya, konsistensi merupakan salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan audiens sekaligus meningkatkan daya tarik sebuah destinasi wisata di ruang digital.
Ia juga mengajak para pelaku wisata untuk tidak hanya fokus pada jumlah unggahan, tetapi mulai menyusun perencanaan konten yang sesuai dengan karakter dan potensi daerah masing-masing.
Melalui pemanfaatan digital marketing yang tepat, promosi destinasi wisata di Pacitan diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur.
Selain menghadirkan materi mengenai strategi digital marketing, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi bertajuk “Dari Aksi Jadi Sinergi: Sosialisasi Akselerasi Event Wisata Pacitan Berkelanjutan dan Berdaya Saing” yang diselenggarakan oleh Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Dalam sesi tersebut, seniman sekaligus fasilitator Misbahuddin hadir sebagai salah satu narasumber yang membahas penguatan kolaborasi dan pengembangan event wisata yang berkelanjutan serta berdaya saing di Pacitan.
Pada sesi berikutnya, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) hadir secara langsung memberikan arahan bertajuk “Cinta Tanah Air, Menguatkan Pariwisata: Pacitan The 70 Miles Sea Paradise“.
Dalam pemaparannya, Ibas menekankan pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air melalui pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat, untuk bersinergi mempromosikan potensi wisata Pacitan agar semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









