Bupati Aji Paparkan Strategi Pemulihan Ekonomi Masa Pandemi di Hadapan Kepala Daerah Madiun Raya

oleh -Dibaca 421 kali
NARASUMBER. Bupati Aji saat menjadi narasumber dalam Wali Kota menyapa pada Selasa (22/6/2021) malam. (Foto: Tangkapan layar FB Pemkot Madiun)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji  Pacitan Indrata Nur Bayuaji menjadi salah satu narasumber dalam live talkshow secara dalam jaringan bertajuk “Wali Kota Menyapa” dalam ranga Hari Jadi Kota Madiun ke-103 pada Selasa (22/6/2021) malam.

Selain Bupati Aji, sebagai narasumber lainnya adalah para Kepala Daerah di lingkungan se-eks Karesidenan Madiun Raya, yaitu Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Bupati Magetan Suprawoto dan Bupati Ponorogo yang diwakili oleh Wakil Bupati Lisdyarita.

Dalam kegiatan itu, Bupati Aji didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Heru Wiwoho Supardi Putra dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Trihariadi Hendra Purwaka membahas kerjasama antar daerah dalam rangka penanganan Pendemi Covid-19 dalam berbagai bidang, salah satunya adalah pemulihan ekonomi di masa pandemi

“Untuk problem penanganan COVID-19, kita problemnya sama meskipun kami dan memang kami ingin menggerakkan secara maksimal, dengan adanya COVID-19 ini , PAD kami turun jauh, dan sekarang kami (wisata, red) tetap buka, karena memang kita diperbolehkan dan yang keduanya prokes tetap kita jalankan,”jelas Bupati Aji saat memaparkan dalam live talkshow tersebut.

Bupati Aji mengatakan pihaknya punya alasan tersendiri mengapa tetap membuka tempat wisata di Pacitan.

“Karena kalau kita tidak membuka, itu masyarakat pedagang dan sebagainya di sekitar itu akan sangat terpuruk dan di APBD kami pun belum sanggup untuk mandiri, ketergantungan pada pusat dan provinsi itu sangat tinggi sekali,”jelasnya.

“Jadi kadang-kadang saya juga berpikir ini mungkin bisa sharing dengan semuanya, artinya yang selalu disoroti adalah tempat wisata, karena mendatangkan kerumunan tapi dengan pasar dan sebagainya itu juga kerumunan sebenarnya, ya tapi kita tidak mungkin akan menutup itu,”imbuhnya lagi.

Lebih lanjut, Bupati Aji berharap dengan adanya ujian COVID-19 ini, daerah-daerah di Madiun raya justru semakin berkomunikasi dan bersinergi.

“Jadi harapan saya kita tidak semakin terkotak-kotak dengan COVID-19 ini tapi kita malah semakin bisa berkomunikasi bersinergi bareng-bareng, jadi terimakasih sekali pak Maidi yang sudah menyelenggarakan acara malam hari ini, mungkin next time bisa dilanjutkan lagi sharingnya agar lebih tajam,”papar dia.

Dorong vaksinasi

Selain tidak menutup tempat wisata, Bupati Aji juga memaparkan bahwa Pacitan akan mendorong suksesnya program vaksinasi di Pacitan.

“Saya kira untuk penanganan hulu dan hilir sama semuanya, mungkin kedepan tentang vaksinasi, kedepannya kalau yang penanganan yang ingin vaksinasi betul-betul kita percepat, saya juga iri melihat piala eropa yang sedang berlangsung, karena mereka (penonton di eropa) bisa melihat ke stadion full seperti itu,”jelas dia.

Dengan rencana program vaksinasi itu, Bupati Aji berharap ketersediaan vaksin bisa merata sehingga bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Pacitan.

“Mudah-mudahan ketersediaan vaksin sampai ke kami dan bisa lebih, kita dorong sehingga biar herd imunnity tadi yang akan bekerja selanjutnya, betul apa kata pak Suprawoto (Bupati Magetan, red), pada akhirnya mungkin kedepan kita akan bersanding ‘bermesraan tanda kutip’ dengan COVID-19, seperti penyakit panu aja,”pungkasnya. (DP)