Cegah Pemalsuan Data, Komisi II DPRD Pacitan Minta GTPP Terbuka Terkait Rekam Medis Pasien Corona

oleh -13212 views
Sekretaris Komisi II DPRD Pacitan Tejo Kusmoro. (Foto: Julian Tondo)

Pacitanku.com, PACITAN – Maraknya pemberitaan tentang adanya dugaan beberapa rumah sakit yang memalsukan data pasien coronavirus disease 2019 (COVID-19) di Indonesia membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan turut angkat bicara.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pacitan Tejo Kusmoro berharap gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) COVID-19 di Pacitan untuk terbuka terkait data dan rekam medis orang yang dinyatakan confirm COVID-19 dari hasil swab.

“Ya, saya masih berpikiran positif bahwa GTPP Pacitan masih sesuai prosedur. Karena ini menyangkut kondisi psikologis pasien. Dan terlebih tentang lingkungan sosial. Jadi saya harapkan untuk setiap hasil  rekam medis tertulis, entah itu kopian, atau syukur asli, diberikan kepada pasien,”kata Tejo, kepada pewarta, Selasa (21/7/2020) di Pacitan.

Tejo berharap kejadian seperti yang dialami pasien sembuh dari COVID-19 dari Desa Karangnongko, Kecamatan Kebonagung tidak dialami oleh pasien lain, sehingga pasien bisa lega dan bisa kembali bersosial dengan baik.

“Kami berharap pengakuan pasien yang sembuh dari COVID-19 yang tidak diberikan salinan rekam medis dan hanya disampaikan secara lisan tidak terjadi lagi dengan pasien lain. Karena logikanya hak pasien untuk dapatkan salinan rekam medis,”ungkap  anggota dewan dari Partai Golkar ini.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu tersiar kabar dari salah satu media online tentang adanya pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19, namun menurut pengakuan pasien, dirinya sama sekali tidak di berikan salinan rekam medis terkait hasil swab pertama dan kedua, hingga akhirnya dinyatakan sembuh dan pulang.

Sampai berita ini ditulis belum ada penjelasan resmi dari satuan gugus tugas pencegahan dan penanganan COVID-19 Pacitan.

Pewarta: Julian Tondo
Editor: Dwi Purnawan