Update Corona Jatim: Total Positif 15 Orang

oleh -131.045 views

Pacitanku.com, SURABAYA –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan jumlah pasien berstatus positif COVID-19 di Surabaya saat ini mencapai 13 orang.

“Secara total di Jatim yang positif 15 orang, rinciannya 13 orang di Surabaya dan dua orang di Malang,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat (20/2/2020) seperti dikutip dari Antaranews.

Dibandingkan Kamis (19/3/2020), pasien positif COVID-19 di Jatim meningkat, yakni dari berjumlah sembilan orang menjadi 15 orang. Khusus Jumat (20/3/2020), kata dia, bertambah enam pasien yang seluruhnya saat ini dirawat di rumah sakit di Surabaya.

Pemprov Jatim juga sudah menyiapkan 62 rumah sakit rujukan atau lebih banyak dibandingkan sebelumnya yang mencapai 44 rumah sakit.”Kami juga bersinergi dengan TNI dan Polri yang menyiagakan tenda-tendanya untuk keperluan penanganan COVID-19,” ucap Gubernur Khofifah.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut juga mengimbau agar kegiatan yang mendatangkan banyak orang atau keramaian sebisa mungkin, kemudian melakukan kegiatan ibadah dilaksanakan di rumah.

“Kalau kegiatan ibadah berjamaah tetap dilaksanakan maka prosedur operasional standar harus dipenuhi, seperti penyemprotan disinfektan, penyediaan tempat cuci tangan dengan sabun serta air mengalir, cairan pembersih tangan dan lainnya,” katanya.

Pemprov Jatim merilis, wilayah yang paling banyak terdampak corona di Jatim ada di kawasan Malang Raya dan Kota Surabaya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi zona merah pada dua wilayah tersebut karena sudah ada yang positif corona. Kota Surabaya kemudian menyusul dengan 18 ODP, 8 PDP dan 7 orang dinyatakan positif.

Dari data tersebut, kenaikan angka juga terjadi pada orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Rinciannya, dari ODP yang sebelumnya 91 orang meningkat menjadi 635 orang, sedangkan PDP dari 36 orang saat ini mencapai 72 orang.

Dari jumlah tersebut ODP, Kota Surabaya menempati peringkat pertama dengan 175 orang, lalu Kabupaten/Kota Blitar 87 orang dan Malang Raya sebanyak 74 orang. Sedangkan untuk PDP, di Kota Surabaya terdapat 32 pasien dan Malang Raya jumlahnya delapan pasien.

Jember menyusul dengan 16 ODP dan 3 PDP. Sidoarjo mengekor di peringkat 4 dengan 10 ODP dan 3 PDP. Tulungagung terdapat 1 ODP dan 4 PDP. Lalu Mojokerto 5 ODP. Jombang 1 ODP, Gresik 1 PDP, Bangkalan 1 ODP, Kabupaten Pasuruan 1 ODP, Situbondo 1 ODP dan 1 PDP, Bondowoso 2 ODP, Banyuwangi 1 ODP, Lumajang 1 PDP.

Blitar 2 ODP, Trenggalek 2 ODP, Ponorogo 1 PDP, Pacitan 2 PDP, Bojonegoro 1 ODP, Tuban 2 ODP, Lamongan 2 ODP, Kabupaten Kediri 2 ODP, dan Magetan 1 ODP.

Sedangkan ODP terbanyak tercatat di Surabaya yakni 175 orang, Blitar Raya 84 orang, Malang Raya 74, Jember 43, Mojokerto 23, Lumajang 20, Bondowoso 18, Banyuwangi 17, Situbondo 15, Ponorogo, Kab. Kediri 11, Sumenep, Sidoarjo 10, Gresik, Probolinggo 9, Trenggalek 8, Pacitan 7, Tuban, Magetan 6, Ngawi 5, Sampang 4, Pasuruan 3, Bangkalan, Lamongan 2, Jombang, Tulungagung, Pamekasan 1.