Dorong Peningkatan Gizi dan Ekonomi Warga, Aleg Komisi IV Riyono Gelar Bimtek Pengolahan Hasil Perikanan di Magetan

oleh -101 Dilihat
Anggota Komisi IV DPR RI Riyono bersama Dinas Perikanan dan Peternakan Magetan meninjau produk olahan ikan dalam Bimtek Pemasaran dan Nilai Tambah Produk Perikanan.
Aleg Komisi IV DPR RI Riyono saat berinteraksi dengan peserta pelaku usaha olahan ikan dalam pelatihan peningkatan nilai tambah produk perikanan di Magetan. (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, MAGETAN – Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Magetan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemasaran dan Nilai Tambah Produk Perikanan di Rumah Aspirasi Sedulur Mas Riyono, Jambangan, Magetan.

Pelatihan yang diikuti oleh puluhan kelompok pengolah perikanan ini bertujuan mendorong konsumsi protein ikan sekaligus mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui diversifikasi produk.

Kegiatan ini diikuti oleh 24 Kelompok Usaha Bersama (KUB) pengolah perikanan se-Magetan, di mana 90 persen pesertanya merupakan kaum perempuan atau ibu rumah tangga. Berbagai produk olahan unggulan turut diperkenalkan, mulai dari bandeng presto, keripik ikan nila, produk beku (frozen), nugget, abon ikan, pepes ikan, hingga sambal ikan tuna.

Riyono menekankan bahwa konsumsi ikan air tawar dan air laut sangat penting sebagai sumber protein yang mudah didapat dan terjangkau untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Menurutnya, variasi bentuk pengolahan produk perikanan dapat membuat komoditas ini lebih diminati oleh semua kalangan.

“Ikan dengan berbagai bentuk hasil pengolahan sangat penting bagi peningkatan gizi masyarakat. Ikan segar, ikan marinasi siap saji, ikan keripik, dan berbagai jenisnya disukai oleh semua kalangan,”kata Riyono, Jumat (7/8/2026).

Ia menambahkan, potensi perikanan di Kabupaten Magetan yang mencapai 1.350 ton per tahun dari sektor budidaya serta ditopang perairan umum seluas 37,4 ton harus dimaksimalkan melalui peningkatan nilai jual.

Melalui pendampingan penyuluh perikanan dan pelatihan ini, skala usaha warga diharapkan terus berkembang.

“Ada yang omsetnya sudah sepuluh juta rupiah per bulan, ada juga lima juta, dan ada yang baru merintis dengan hasil dua jutaan. Melalui pembimbing penyuluh perikanan, usaha mereka bisa terus berkembang. Nilai tambah akan meningkatkan harga jual mereka,” papar Riyono.

Pelatihan yang menghadirkan pelatih handal ini mendapat sambutan hangat dari peserta. Rangkaian kegiatan yang mencakup sesi pemaparan materi hingga praktik langsung tersebut diharapkan mampu membakar semangat para pelaku usaha dalam meningkatkan mutu dan produktivitas sektor perikanan harian di Magetan.

No More Posts Available.

No more pages to load.