Afghani: Museum SBY dan Galeri Seni Ani Jadi Peluang Emas untuk Pacitan

oleh -13552 views

Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Surabaya, Afghani Wardhana yang hadir sebagai keluarga dalam groundbreaking Museum & Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan, Sabtu (22/02/2020), berharap tempat itu bisa menjadi jujugan atau tujuan wisata, tidak hanya Jawa Timur tetapi juga Indonesia.

“Ini adalah peluang yang sangat luar biasa untuk menambah destinasi wisata bagi masyarakat Indonesia, karena SBY merupakan sosok penting di negeri ini,” kata Afghani kepada Pacitanku.com.

Afghani yang juga putra Pacitan tersebut sangat mengapresiasi pembangunan tempat yang menjadi saksi sejarah perjuangan putra Pacitan yang berhasil menjadi sosok penting di Indonesia.

“Ini sangat luar biasa bagi Pacitan, karena bisa menjadi destinasi wisata melengkapi tujuan wisata yang ada, harus dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan, masyarakat Pacitan dan sektor swasta,”katanya lagi.

Apalagi, kata Afghani, Gubernur Jawa Timur juga merespon dengan akan mendirikan Bandara Perintis di Kabupaten Pacitan.

“Saya yakin Museum ini tidak hanya menjadi milik Pacitan dan Jawa Timur tetapi juga milik Indonesia, untuk itu harus dimanfaatkan oleh seluruh elemen dalam memajukan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat Pacitan khususnya dan Jawa Timur pada umumnya,”pungkas pria yang akan maju dalam Pilbup Pacitan ini.

Sebagai informasi, museum dan Galeri Seni SBY-ANI berlokasi di Jalan Lingkar Selatan (JLS), lingkungan Barehan, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan. Bangunan ini akan dibangun di atas lahan sekitar 1,5 hektar. Adapun, bangunan total museum dan galeri seni keseluruhan sekitar 7.500 meter persegi.

Untuk konsep bangunan merupakan gabungan bagian Museum Kepresidenan SBY dan Galeri Seni Ani Yudhoyono. Bangunan museum tersebut akan dibagi menjadi 20 tema besar yang akan menampilkan keunikan dan ciri khas berbeda di tiap temanya. Setiap tema akan bercerita sejak SBY lahir dan besar di Pacitan.

Kemudian, menempuh pendidikan militer di Akabri, menjalani berbagai pendidikan dan penugasan militer, hingga pernah menjadi menteri. Yang tak kalah menarik, pengalaman SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat ini kala ikut berkompetisi dan terpilih di Pilpres 2004.

Ada pula sisi museum yang bersifat tematis berisi pernik 10 tahun masa pemerintahan SBY yang sarat dengan pengetahuan dan wawasan serta beberapa tema humanis seperti keluarga SBY dan perpustakaan pribadi.

Konsepnya adalah ada bangunan yang merupakan bagian Museum Kepresidenan SBY dan ada pula bagian Galeri Seni Ani Yudhoyono, sehingga rencananya dinamakan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI.

Pewarta: Yahya Ali Rahmawan
Penyunting: Dwi Purnawan