Jatim Juara Umum Lomba Wana Lestari 2015

oleh -Dibaca 688 kali

Pacitanku.com, BANJAR – Provinsi Jawa Timur berhasil meraih prestasi Juara Umum Lomba Wana Lestari Tahun 2015. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian Lingkungan Hidup atas kinerja Pemprov Jatim yang terus mendorongdan meningkatkan motivasi serta peran aktif masyarakat dalam pembangunan kehutanan.

Penghargaan tersebut langsung  diserahkan langsung Presiden RI, H Joko Widodo kepada Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo saat Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menanam Nasional (BMN), serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) di Tahura Sultan Adam Kecamatan Karangintan, Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (26/11) kemarin.

Sebagaimana dilansir laman Pemprov Jatim, lomba wana Lestari merupakansalah satu program kegiatan pemberian penghargaan kepada masyarakat dan aparat pemerintah yang dilaksanakan olehKementerian Kehutanan dengan latar belakang untuk meningkatkan motivasi dan peran aktif masyarakat dalam pembangunankehutanan.

Berdasarkan data Dinas Kehutanan Prov Jatim, Jatim mengalami peningkatan prestasi dalam lomba wana lestari. Tahun 2013, Jatim memperoleh peringkat ketiga nasional. Tahun 2014, Jatim mengalami peningkatan menjadi peringkat kedua dalam lombawana lestari. Sedangkan tahun 2015, Jatim berhasil meraih juara umum Lomba Wana Lestari karena mendapatkan peringkat 1dalam 6 kategori.

Adapun kategori yang termasuk peringkat 1 antara lain kategori penyuluhan kehutanan, kategori Penyuluh Kehutanan SwadayaMasyarakat (PKSM), kategori Kelompok Tani Hutan (KTH), kategori Desa Peduli Hutan (DPK), kategori Konservasi Pecinta Alam,dan kategori Lembaga Masyarakat Desa Hutan.  

Usai menerima penghargaan, Pakde Karwo mengatakan, prestasi ini merupakan kebanggaan bagi pemprov dan masyarakatJatim. Pengelolaan lingkungan hidup untuk meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan dan penataan ruang menjadi salahsatu prioritas pembangunan Pemprov Jatim.

“Pradigma pembangunan kehutanan yang berubah dari manajemen berbasis hasil kayu ke arah yang lebih berorientasi pada kepentingan masyarakat dan lingkungan, desentralisasi,dan berbasiskan masyarakat, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengelola sumberdaya hutan secara optimaldengan senantiasa memperhatikan kelestarian,”jelas Pakde Karwo.

Menurutnya, salah satu langkah yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja di lingkungan hidup yakni memberikan wadahHimpunan Pelestari Hutan Andalan (HPHA) Jawa Timur kepada para pemenang kategori lomba wana lestari. Selain itu, jugadilakukan pembinaan khusus di bidangnya agar ke depan lebih berprestasi dan dapat dipergunakan sebagai percontohan bagi masyarakat terkait. (put/RAPP002)