Tag: Potensial

Permalink ke Curug Gringsing Tegalombo Potensial Dikembangkan Jadi Obyek Wisata Baru
Alam, Headline

Curug Gringsing Tegalombo Potensial Dikembangkan Jadi Obyek Wisata Baru

Camat Tegalombo bersama jajaran saat berkunjung ke Curug Gringsing, Desa Ploso Tegalombo. (Foto: Djoko Putro Utomo/FB)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Alam di Kabupaten Pacitan seolah tak berhenti untuk menghadirkan pesonanya. Selain pesona pantai, kini berbagai panorama alam juga menambah banyaknya potensi yang bisa dikembangkan, salah satunya adalah curug atau air terjun.

Di wilayah Pacitan bagian utara, tepatnya di Kecamatan Tegalombo, ada peluang untuk mengembangkan potensi alam yang melimpah, salah satunya adalah air terjun atau curug Gringsing, yang terletak di Dusun Krajan, Desa Ploso, Tegalombo.

Berada di kawasan pegunungan yang berbatasan denganKabupaten Ponorogo, kawasan Curug Gringsing masih sangat alami. Di saat musim hujan seperti saat ini, volume air yang meningkat menjadikan panorama air terjun yang jath ke sungai dibawahnya menjadi pemandangan yang memikiat. Ditambah, bebatuan besar di belakang air yang jatuh tersebut menambah eloknya pemandangan.

Namun demikian, saat ini, jika berkunjung ke kawasan tersebut, harus jalan kaki sepanjang 1,5 Km dari jalan utama di Desa Ploso. Hal itu dikarenakan belum ada jalan yang memadai menuju ke lokasi Curug.

Camat Donorojo Djoko Putro Utomo usai berkunjung ke kawasan curug Gringsing, Jumat (6/1/2017) lalu menyebut bahwa kawasan ini bisa dikembangkan menjadi potensi wisata di Desa Ploso, Tegalombo.




“Potensi wisata air terjun gringsing desa ploso Tegalombo potensinya, bagus mantap silahkan kunjungi, dari perempatan terminal Gemaharjo ambil arah desa ploso kurang lebih 4 km, udaranya segar airnya bagus, kedepan bisa dikelola warga untuk kesejahtaraan masyarakat,”kata Djoko Putro Utomo.

Menurut Camat yang juga pernah sukses merintis Festival Dayung Ngiroboyo ini, dirinya meminta kepala Desa Ploso untuk mengembangkan Curug Gringsing menjadi kawasan wisata yang bermanfaat untuk masyarakat.”Potensial sekali untuk dikembangkan dan masih sangat perlu untuk dipromosikan,”kata Djoko sebagaimana dikutip dari laman Kecamatan Tegalombo.

Selain di Tegalombo, potensi curug atau air terjun yang kemungkinan bisa dikembangkan adalah curug Surupan di Tulakan dan Curug Sabun Saren, yang terletak di Desa Petungsinarang, Kecamatan Bandar, Pacitan. Potensi curug atau air terjun yang bisa dikembangkan juga terdapat di beberapa titik di Kecamatan Punung. (RAPP002)

Seger @amad.zainy – juruk.gringsing.ploso.tegalombo.pacitan..lokasi air terjun.wisata baru.. #Pacitanku

A photo posted by www.pacitanku.com (@pacitanku) on

Permalink ke Desa Karanganyar Kebonagung Desa Potensial dan Prestatif di Pacitan
News, Pemerintahan

Desa Karanganyar Kebonagung Desa Potensial dan Prestatif di Pacitan

Salah satu sudut di jurugan karanganyar Kebonagung. (Foto: Aronguides, Vidi Handoko)

Salah satu sudut di jurugan karanganyar Kebonagung. (Foto: Aronguides, Vidi Handoko)

Pacitanku.com, PACITAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan, Suko Wiyono menilai bahwa Desa Karanganyar yang terletak di Kecamatan Kebonagung merupakan desa potensial dan desa prestatif. Hal tersebut disampaikan Sekda saat memberikan sambutan saat lomba wana lestari kategori desa peduli kehutanan tingkat nasional, di Kebonagung, belum lama ini.

Menurut Suko, masyarakat Desa karanganyar memiliki kesadaran yang kuat akan pentingnya melestarikan hutan. Bahkan, warga sudah melakukan  Silvikultur, yaitu Seni untuk memproduksi dan memelihara hutan.

“Tidak hanya itu, Desa karanganyar juga menjadi penunjang diperolehnya predikat Kabupaten sehat. Buktinya, Kabupaten Pacitan menjadi juara untuk lomba hutan sehat dalam rangka kabupaten sehat,” katanya seperti dilansir laman SKPD Pacitan, Ahad (2/8/2015).

Senada dengan Suko, Kepala Bidang kehutanan, Dinas kehutanan dan perkebunan Pacitan, Waluyo mengungkapkan, Desa Karanganyar mempunyai banyak potensi. Dengan geografis yang berbukit dan bergunung, sumber air melimpah, tanaman dibawah tegakan juga mendukung program dibidang kehutanan. “Disisi lain, masyarakat Karanganyar sangat mendukung program penghijauan dari pemerintah daerah,” tandasnya.

Sebagai informasi, Desa Karanganyar  Kebonagung maju dalam lomba Wana lestari kategori desa peduli kehutanan tingkat nasional. Terpilihnya Desa Karanganyar, karena dalam lomba tingkat regional, desa yang dilewati JLS ini, menjadi nominasi pertama Provinsi Jawa Timur, sehingga dapat maju ke penilaian tingkat nasional.

Sedangkan di tingkat nasional, Desa Karanganyar akan beradu dengan wakil dari 34 provinsi lain menuju 10 besar. Dari sepuluh besar nominasi ini, pada bulan Agustus nanti akan diundang ke Jakarta mengikuti sarasehan dengan kementrian Kehutanan. Nantinya, dari nominasi sepuluh besar akan diambil kejuaraan, mulai juara satu sampai harapan tiga. (SKPD/RAPP002)