Pacitanku.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mencetak rekor terendah terlemah sepanjang sejarah dengan resmi menembus level psikologis Rp18.000 pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi.
Tekanan berat pada mata uang Garuda ini memicu depresiasi hingga menyentuh angka Rp18.022 per dolar AS, menjadikannya rekor pelemahan terdalam yang pernah tercatat.
Merujuk pada data Refinitiv pukul 09.11 WIB, rupiah terdepresiasi sebesar 0,42 persen ke posisi Rp18.015 per dolar AS. Padahal, pada awal pembukaan perdagangan pagi hari, nilai tukar rupiah masih sempat berada di level Rp17.960 per dolar AS atau melemah 0,11 persen.
Pelemahan serupa juga terekam secara konsisten di berbagai platform finansial lainnya. Berdasarkan data Investing, pada pukul 06.45 WIB rupiah terpantau anjlok sekitar 90 poin dari penutupan hari sebelumnya di angka Rp17.925.
Nilai tukar tertekan ke level Rp18.015 per dolar AS dan bergerak fluktuatif dalam rentang harian Rp17.937 hingga Rp18.024.
Sementara itu, catatan dari Google Finance memperlihatkan tekanan yang lebih dalam pada malam sebelumnya, di mana rupiah sempat menembus angka tertinggi pelemahannya di Rp18.022 per dolar AS.
Tren ini berlanjut pada pagi hari, bertengger di posisi Rp18.010 pada pukul 06.23 WIB, sebelum akhirnya mengalami sedikit perbaikan ke level Rp17.971 pada pukul 07.15 WIB.













