Pacitanku.com, PACITAN — Kehadiran Pasar Krempyeng dalam rangkaian Festival Ronthek Pacitan 2026 pada Jumat hingga Minggu (17–19/7/2026) membawa berkah signifikan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Acara tahunan ini sukses mendongkrak pendapatan pedagang sekaligus menjadi momentum strategis untuk mempromosikan ragam kuliner lokal kepada masyarakat luas.
Tingginya antusiasme pengunjung festival berdampak langsung pada omzet para pedagang.
Hal ini dirasakan oleh Ririn, salah satu pelaku UMKM yang membuka stan di Pasar Krempyeng sejak pukul 15.00 WIB. Ia menawarkan berbagai menu tradisional khas, mulai dari lontong pecel, aneka gorengan, makanan kukusan, tiwul goreng, hingga nasi berkat.
“Baru satu hari berjalan, pendapatan saya sudah lumayan meningkat. Keberadaan Pasar Krempyeng ini otomatis sangat membantu kami para pelaku UMKM untuk memasarkan produk sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat,” ujar Ririn saat ditemui di lokasi stan Pasar Krempyeng, kawasan alun-alun Pacitan, Minggu )19/7/2026).

Melihat dampak positif yang dihasilkan, Ririn berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan secara berkelanjutan demi mendukung perputaran ekonomi kerakyatan.
Meski demikian, ia juga memberikan masukan kepada pihak penyelenggara terkait fasilitas infrastruktur dagang agar ke depannya bisa lebih optimal.
“Semoga Pasar Krempyeng terus dijalankan agar semakin maju. Kalau bisa, ke depannya ukuran stan diperlebar, terutama untuk area paguyuban dan komunitas, agar kami bisa menata dagangan dengan lebih leluasa,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Pasar Krempyeng menjadi salah satu daya tarik pendukung utama dalam kemeriahan Festival Ronthek Pacitan 2026.
Sinergi antara pelestarian seni budaya daerah dan pemberdayaan ekonomi ini diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan pedagang lokal di Kabupaten Pacitan.
LIVE STREAMING RELAY: Festival Ronthek Pacitan 2026 Hari ke-2 | 18 Juli 2026










