Pacitanku.com, NGADIROJO — Malang nian nasib Eko Susanto (52), seorang penjual tempe asal Dusun Plugon, Desa Pagerjo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan.
Ia diduga menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang tak dikenal (OTK) pada Rabu pagi saat hendak berjualan, hingga mengakibatkan luka bakar serius pada area vital seperti mata dan dada.
Usai insiden nahas tersebut, korban yang dalam kondisi terluka parah langsung berupaya mencari pertolongan dan melaporkan kejadian ini.
Ia sempat mampir ke kantor polisi sebelum akhirnya dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat ini, Eko tengah menerima perawatan intensif di RSUD dr. Darsono Pacitan.
Mengingat luka bakar pada area mata yang sangat kritis, korban dijadwalkan untuk segera dirujuk ke rumah sakit tipe A di luar daerah, seperti Surabaya atau Solo, guna penanganan spesialis lebih lanjut.

Kepala Dusun setempat, Eko Heriyanto, membenarkan peristiwa tragis yang menimpa warganya tersebut. Ia menuturkan bahwa korban diserang saat hari masih pagi buta dalam perjalanan menuju tempat berdagang.
“Bahkan korban tadi waktu perjalanan mau ke Puskesmas mampir ke Polsek, laporan yang intinya ‘aku disiram orang‘,” kata Eko Heriyanto saat ditemui Pacitanku.com dirumahnya.
Terkait kondisi luka yang diderita warganya, Eko Heriyanto juga mengonfirmasi keparahannya hingga mengharuskan adanya rujukan ke luar kota serta perlunya bantuan jaminan kesehatan.
“Iya kelihatannya kalau sampai dirujuk itu parah. Iya, mata sebelah, yang jelas yang vital itu bagian mata kan begitu,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, kasus dugaan penyiraman air keras ini sedang dalam penyelidikan intensif pihak Kepolisian.
Polisi tengah memburu dua terduga pelaku penyerangan dan mengumpulkan barang bukti guna mengungkap motif utama di balik aksi keji terhadap penjual tempe tersebut.
“Masih dalam proses penyelidikan,”kata Kasi Humas Polres Pacitan Aiptu Thomas Alim Suheny saat dikonfirmasi.












