Lestarikan Sejarah, Disperpusip Pacitan Gelar Bimtek Kepenulisan untuk Terbitkan Antologi Budaya Lokal

oleh -118 Dilihat
Peserta Bimtek Kepenulisan Budaya Lokal di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan saat memberikan sambutan dalam pembukaan Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal. (Foto: Dok. Disperpusip Pacitan)

Pacitanku.com, PACITANDinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Pacitan resmi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal pada 21, 23, dan 28 April 2026.

Kegiatan itu digelar guna mendokumentasikan sejarah daerah menjadi buku antologi melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI.

Kegiatan yang diikuti oleh 70 peserta ini memiliki misi strategis untuk menyelamatkan aset sejarah dan budaya lokal Kabupaten Pacitan agar tidak terlupakan sebagai memori kolektif bangsa.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Amat Taufan, menyampaikan apresiasinya atas dukungan anggaran pemerintah pusat yang menjadi motor penggerak Gerakan Literasi Masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Perpusnas Jakarta yang telah memberikan bantuan dana DAK Nonfisiknya kepada Perpustakaan dan Kearsipan Pacitan selama tahun 2025 dan 2026 ini. Melalui dana tersebut, kami berharap gerakan literasi masyarakat dapat berjalan dengan baik sesuai harapan bersama,”kata Amat Taufan dalam sambutannya.

Selama tiga hari pelaksanaannya, bimtek ini menghadirkan narasumber berkompeten dari Dinas Kominfo, akademisi STKIP, serta praktisi penulis andal asal Pacitan.

Melalui bimbingan intensif tersebut, para peserta akan diajak untuk menggali, menulis, dan mendokumentasikan kekayaan budaya lokal.

Sebagai tindak lanjut konkret dari pelatihan ini, karya-karya peserta yang lolos proses kurasi akan dihimpun dan diterbitkan secara resmi dalam wujud Buku Antologi Budaya Lokal Kabupaten Pacitan.

Langkah ini diproyeksikan menjadi batu loncatan bagi para penulis muda daerah untuk berkiprah di kancah nasional maupun internasional.

Program ini sekaligus menjadi bukti nyata efektivitas pemanfaatan bantuan pusat dalam mendorong dinamisasi ekosistem literasi di daerah.

“Upaya ini diharapkan dapat melahirkan penulis muda berbakat yang mampu menggerakkan roda mobilitas literasi nasional dari Kabupaten Pacitan,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.