Angka Putus Sekolah SMP di Pacitan Capai 242, Kadindik: Ini Jadi Pekerjaan Rumah Kita

oleh -Dibaca 86 kali
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan Budiyanto. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan mencatat sebanyak 242 anak putus sekolah pada usia Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Jadi jumlahnya sesuai Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang tidak sampai lulus SMP ini 242, rinciannya 207 dari SMP Negeri dan 35 dari SMP swasta,”kata Kepala Dindik Pacitan Budiyanto, Kamis (26/1/2023) di Pacitan.

Dari data tersebut, Budiyanto mengatakan pihaknya masih melakukan identifikasi penyebab angka putus sekolah yang mencapai ankgka ratusan itu.

“Anak-anak kita ini putus sekolahnya karnea apa ini masih kita idnetifikasi, nanti kita konfirmasi juga kepada Pengadilan Agama (PA) untuk mengidentifkasi mana-mana saja yang harus kita identifikasi, siapa-siapa saja, identifikasi kita lakukan secepatnya,”jelas dia.

Budi mengakui angka putus sekolah yang cukup tinggi di Pacitan ini menjadi pekerjaan rumah. Pekerjaan rumah tentunya, kata dia, tidak hanya bagi jajarannya di Dindik Pacitan, tetapi juga pusat pendidikan.

“Tentu saja ini menjadi pekerjaan rumah kita, jangan sampai tahun-tahun berikutnya jangan sampai ada peningkatan, makanya kita terus menghimbau pusat pendidikan, yaiu sekolah, masyarakat dan keluarga juga ikut ambil bagian dalam rangka untuk mencegah angka putus sekolah di semua jenjang,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.