Ini Rencana Pemerintah Tangani Banjir Bandang Batu Karangrejo yang Seringkali Terjadi

oleh -Dibaca 492 kali
Kepala Dinas PUPR Pacitan Edy Junan Ahmadi. (Foto: Sulthan Shalahuddin)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berkoordinasi dengan pihak terkait menyikapi terjadinya bencana alam banjir bandang batu di Dusun Wonosari, Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, Pacitan.

Seperti diketahui, banjir bandang batu kembali terjadi di kawasan tersebut pada Senin (8/11/2021) malam. Akibatnya jalur penghubung Desa Karangrejo dan Desa Karanggede di kawasan tersebut kembali tertutup.

Kepala Dinas PUPR Edy Junan Ahmadi saat ditemui di lokasi kejadian bencana, Selasa siang menuturkan pihaknya sudah mengkoordinasikan kejadian ini kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBS) Bengawan Solo.

Pria yang akrab disapa Junan itu juga menyebut Menteri PU Basuki Hadi Mulyono juga telah meninjau kawasan tersebut. Pemerintah pun mempunyai rencana untuk membangun Dam lagi agar menjadi solusi dari bencana alam yang kerapkali terjadi di kawasan tersebut.

“Ini sudah ditinjau Menteri PU memang beliau sudah memerintahkan BBWS membangun DAM lagi menghalau batu supaya tidak longsor ke bawah, bahkan pak menteri menyarankan ada 2 DAM lagi, karena sekarang baru ada 1 DAM,”katanya.

Menurut Junan, tertundanya pembangunan dam di kawasan tersebut dikarenakan anggaran PU mengalam refocusing dampak dari pandemi COVID-19.

“Sekarang baru ada 1 dam, karena memang anggarannya kena refoccusing itu sampai sekarang anggarannya masih tertunda,”tandasnya.

Hingga saat ini, imbuh Junan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BBWS terkait langkah penanganan bencana yang sudah beberapa tahun belakangan ini kerapkali terjadi di kawasan itu.

“Kita masih koordinasi dengan BBWS ya dalam hal ini, kalau memang dam itu terbangun nanti gunturan ini aman, nanti rencananya di dam itu juga dikasih jalan masuk untuk mengambil batu oleh masyarakat, jadi kendaraan bisa masuk, sehingga nanti aman yang dibawah, begitu batu sudah menumpuk di DAM tersebut bisa dievakuasi,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, banjir bandang yang membawa material lumpur dan batu kembali terjadi dan menutup jalan penghubung antara Desa Karangrejo dan Desa Karanggede di Kecamatan Arjosari, tepatnya di Dusun Wonosari, Desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari, Pacitan pada Senin (8/11/2021) malam.

Saat kejadian yang terjadi Senin sore tersebut, banjir bandang membawa material lumpur dan batu sehingga menutup akses jalan desa dan akses menuju ke Bendungan Tukul.

Jalanan tesebut juga sempat tidak bisa dilalui kendaraan, utamanya roda empat. Sedangkan kendaraan roda bisa melewatu jalur alternatif yang menghubungkan dua desa tesebut.

Banjir bandang yang membawa batu dan lumpur itu berasal dari Bukit Parangan yang berada di perbatasan Pacitan dan Wonogiri. Akibat peristiwa yang sudah kerapkali terjadi itu, menyebabkan akses penghubung antara dua desa tersebut tertutup.

Pewarta: Sulthan Shalahuddin
Editor: Dwi Purnawan