Indartato Minta Masyarakat Pacitan Waspadai Curah Hujan Tinggi Dampak La Nina

oleh -1392 views
CEK DAMPAK BENCANA. Bupati Pacitan saat mengecek bekas luapan sungai di Desa Sukoharjo, Pacitan. (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), akan adanya perubahan cuaca cukup ekstrim dampak badai La Nina, Bupati Indartato mengimbau masyarakat Pacitan untuk waspada dan berhati-hati.

Baca juga: Ada Pohon Tumbang di Desa Mentoro, Akses Jalur Pacitan-Tulakan Ditutup Sementara

Curah hujan yang mulai meningkat awal November ini diperkirakan akan terus terjadi hingga Februari tahun depan.

“Pemerintah daerah bekerjasama dengan Pak Camat termasuk kepala desa mengimbau masyarakat supaya tenang dan hati-hati melindungi diri ke tempat yang lebih aman,”kata bupati saat mengunjungi lokasi bencana di wilayah Kecamatan Pacitan dan Kebonagung, Senin (2/11/2020) dikutip dari siaran pers Humas Pemkab Pacitan.

Bencana banjir dan tanah longsor terjadi di sejumlah tempat akibat hujan deras yang terjadi sejak Minggu sore. Curah hujan yang ekstrim bahkan sempat membuat jalur antar daerah, Pacitan-Trenggalek tepatnya di Desa Mentoro putus tertimbun material longsor.

Begitu juga dengan talud di Desa Kayen turut ambrol hingga menggerus badan jalan. Debit air yang terus naik mengakibatkan sungai dan parit tak mampu menampung air hingga meluber ke pemukiman warga. Tak terkecuali jalan jalan protokol di Pacitan kota.

“Kita segera menyelesaikannya dan karena ini kewenangannya pemerintah pusat selain ditangani pemda kita akan memberi laporan ke pusat untuk segera diselesaikan agar tidak mengganggu jalur Pacitan -Trenggalek,”ujarnya

Hingga Senin pagi upaya penanganan longsor yang menutup akses Pacitan Trenggalek terus diupayakan. Sejumlah alat berat diterjunkan untuk membersihkan material longsor dibantu para warga.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Pacitan, Sejumlah Titik Sempat Digenangi Air, Jalur Pacitan-Tulakan di Mentoro Tertimbun Longsor

Saat berita ini dipublikasikan, jalur Pacitan Trenggalek via Pantulor (Pacitan-Tulakan-Lorok) sudah bisa kembali dilalui. Bupati dalam kunjungannya didampingi sekda, Kadis PUPR, Kalak BPBD, Kadis Pertanian, Camat Pacitan, Camat Kebonagung.