Hujan Deras Guyur Pacitan, Sejumlah Titik Sempat Digenangi Air, Jalur Pacitan-Tulakan di Mentoro Tertimbun Longsor

oleh -13104 views
Pohon tumbang dan material longsor di Desa Mentoro, Pacitan. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Pacitan dan sekitarnya membuat sejumlah titik di wilayah Pacitan kota dan sekitarnya sempat digenangi air pada Ahad (1/11/2020) malam WIB.

Informasi yang dihimpun Pacitanku.com, sejumlah sungai mengalami luapan cukup tinggi dan menimbulkan banjir cukup deras, seperti terjadi di Kali Gendu, Banjarjo. Di wilayah Kebonagung, air yang menggenang cukup tinggi di jalur arah Karangnongko, Kebonagung sempat tidak bisa dilewati.

Di wilayah Pacitan kota, longsor terjadi di jalan RT/RW 02/III Desa Mentoro dan menyebabkan material longsor menutup arah jalan ke Tulakan. Akibatnya, kendaraan roda empat untuk sementara waktu belum bisa lewat di jalur tersebut.

Di wilayah Desa Kayen, dilaporkan akibat hujan deras, air mulai memasuki pekarangan rumah warga, tepatnya di Dusun Nogosari, Desa Kayen Pacitan.

Pada Ahad sore, sejumlah jalan protokol di Pacitan juga sempat digenangi air, seperti kawasan Penceng, Jalan S Parman Pucangsewu dan Purworejo.

Pantauan Pacitanku lewat akun instagram, sejumlah jalan protokol di Pacitan digenangi air saat hujan deras pada Ahad sore. Beruntung, usai hujan reda, dilaporkan genangan air di sejumlah titik itu mulai surut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Didik Alih Wibowo saat dihubungi Pacitanku.com melalui sambungan telepon mengatakan di wilayah Desa Mentoro terdapat pohon tumbang dan lonsgor di kawasan tersebut, sehingga menghambat akses ke Tulakan atau sebaliknya.

“Mentoro itu ada pohon tumbang 2 saat ini sedang dilakukan evakuasi oleh PU Bina Marga Jatim, terus di Desa Sukoharjo ada sungai luapan lintasan tanggul masih berlangsung akibat hujan tadi,”kata Didik.

Untuk kerusakan, kata Didik, saat ini pihaknya baru mendata sejumlah kerusakan adalah titik di jalan dikarenakan terdampak longsor dan genangan air.

“Untuk saat ini kerusakan jalan ke Tulakan itu yang longsor 2 titik, dekat makam desa Mentoro ada longsor dikit, genangan di beberapa titik. Kecamatan lain pantauan di posko kami belum ada laporan,”jelasnya.

Secara khusus, Didik mengatakan respon masyarakat Pacitan ketika terjadi bencana sudah baik.

“Saat jami ke lapangan masyarakat sudah respon, masyarakat ada lintasan air genangan, langsung ada pemukulan kentongan sangat membantu,”ujarnya.

Didik berharap masyarakat Pacitan selalu siap siaga terhadap kemungkinan terjadi bencana susulan.

“Masyarakat Pacitan sudah siaga dapat mengevakuasi diri. Karena berdasarkan prediksi BMKG, pantauan cuaca hujan kemungkin sampai besok,”pungkasnya.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan