Dua Mahasiswi UNS Asal Pacitan Manfaatkan Medsos untuk Edukasi Corona

oleh -13214 views
Mahasiswa KKN UNS asal Pacitan saat membagikan tanaman ke warga Pacitan. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Dua mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Kota Surakarta, masing-masing Desma Dwi Ayuningtyas, mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum dan Icha Agnes Saputri mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran turut proaktif mengedukasi masyarakat terkait coronavirus disease 2019 (COVID-19).

Dalam program KKN relawan penanganan COVID-19, dua mahasiswi tersebut memanfaatkan media sosial untuk membantu sosialisasi COVID-19 oleh Pemerintah setempat.

Desma, sapaan akrab Desma Dwi Ayuningtyas melaksanakan KKN di RT 01 RW 10 Dusun Salak Desa Jatigunung Kecamatan Tulakan, sementara  Icha, sapaan akrab Icha Agnes Saputri melaksanakan KKN di RT 02 RW 02 Dusun Gemulung Desa Tanjungsari Pacitan.

Tema besar yang diambil keduanya adalah supporting pemahaman masyarakat terhadap COVID-19 dengan menjadi relawan KKN UNS COVID-19 mulai Jumat (15/5/2020) hingga Selasa (30/6/2020).

Kedua mahaiswi tersebut melakukan KKN dengan didampingi oleh 1 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Sahirul Alim Tri Bawono S,Kom., M,Eng.

Baca juga: KKN Mandiri di Pacitan, Mahasiswa UNS Edukasi Warga Pencegahan Corona Hingga Pelatihan Pembuatan Masker

Program kerja yang dilaksanakan oleh Desma diantaranya melakukan berbagai kegiatan seperti membagikan materi foto maupun video tentang COVID-19 melalui media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, pembuatan dan pemasangan banner yang berisi penjelasan tentang gejala klinis sampai pencegahan virus corona.

“Lalu pembagian masker dan pamflet edukasi tentang pentingnya memakai masker di pasar tradisional, penempelan poster tentang cara mencuci tangan dengan benar menurut WHO di dekat tempat cuci tangan rumah warga sekitar,”kata Desma, dalam keterangan tertulis yang diterima Pacitanku.com, Jumat (3/7/2020) di Pacitan.

Selain itu, Desma juga membuat beberapa video tentang cara meningkatkan imunitas tubuh dan makanan peningkat imun tubuh, video tentang new normal dan ajakan kepada masyarakat untuk selalu melakukan upaya terhadap pencegahan COVID-19, video tutorial tentang cara membuat disinfektan sendiri dirumah.

“Kami juga melakukan pembagian paket Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada warga sekitar yang berisi disinfektan, sabun cuci tangan, masker dan pamflet edukasi, serta membagikan ember cuci tangan di beberapa fasilitas umum,”tandasnya.

Baca juga: Bantu Cegah Corona, Mahasiswa UNS Bagikan Masker Kain Hingga Edukasi Masyarakat di Youtube

Hasil yang didapatkan dari pelaksanaan KKN UNS COVID-19 yang dilakukan Desma yaitu menjadikan masyarakat lebih peduli dan mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Hal ini terbukti dengan munculnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah, munculnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan physical distancing, selalu membawa starter kit (alat perlindungan diri pribadi) diantaranya membawa hand sanitizer, mukena pribadi, alat makan pribadi saat bepergian.  Selain itu, masyarakat juga mulai memiliki kebiasaan mencuci tangan dengan sabun,”pungkasnya.

Edukasi Karang Taruna dan Ibu-ibu RT

Mahasiswa KKN UNS asal Pacitan saat membagikan tanaman ke warga Pacitan. (Foto: Istimewa)

Sementara, program kerja yang dilaksanakan oleh Icha mulai dari memberikan edukasi kepada anggota karang taruna dan ibu-ibu RT berupa informasi mengenai gejala dan cara pencegahan COVID-19, cara cuci masker kain yang benar, 5 tips jitu hadapi COVID-19, pengenalan new normal, syarat bepergian ke luar kota saat new normal, dan protokol kesehatan di tempat dan fasilitas umum.

“Informasi berupa poster digital yang dikirimkan ke Whatsapp Group Ibu-ibu RT 02 Tanjungsari dan KT. ST POKJA 02 RT 02. Poster digital tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat terkait COVID-19 dan dapat melakukan upaya pencegahan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19,”jela Icha.

Selain memberikan informasi berupa poster digital, Icha juga memberikan video edukasi mengenai 3 jenis masker yang dapat digunakan masyarakat umum dan cara pakai masker yang benar, etika batuk dan bersin, cara cuci tangan yang benar sesuai WHO, dan cara pembuatan cairan disinfektan.

“Tujuan video edukasi tersebut yaitu agar warga sekitar paham akan pentingnya PHBS. Setelah memberikan informasi atau edukasi, program kerja selanjutnya yaitu aksi terjun ke masyarakat namun tetap memperhatikan protokol kesehatan, contohnya yaitu tetep menggunakan masker dan jaga jarak aman,”tandasnya lagi.

Tak hanya itu, proker yang dilaksanakan meliputi membagikan perlengkapan melukis untuk anak-anak agar dapat melakukan kegiatan positif saat stay at home, dan juga berguna untuk mencegah stres pada anak saat pandemi COVID-19, selain itu juga melakukan pembagian masker dan perlengkapan cuci tangan, pembagian desinfektan kepada warga sekitar, pembagian minuman tradisional rempah – rempah untuk meningkatkan imunitas tubuh.

“Semua program kerja yang telah dilaksanakan selama 45 hari didokumentasikan dalam Youtube Channel Icha Agnes,”tandasnya.

Hasil lain yang didapatkan dari pelaksanaan KKN UNS COVID-19 batch 2 yang dilakukan Icha yaitu menjadikan anak-anak memiliki kegiatan positif yang menyenangkan. Sebelumnya pada saat stay at home, kebanyakan dari mereka menghabiskan waktu dengan bermain gadget.

“Namun setelah saya membagikan perlengkapan melukis, sekarang anak-anak dapat mengurangi pemakaian gadget dan lebih tertarik dengan aktivitas melukis. Hal ini disampaikan langsung oleh orang tua bahwa berkat proker melukis, anak mereka menjadi mendalami hobi tersebut dan dapat menggali potensi yang selama ini tidak terlihat,”pungkas Icha.

Editor: Dwi Purnawan