Satgas Saber Pungli Pacitan Masih Ayem

oleh -131.490 views
Satgas Saber Pungli yang dilantik Indartato beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Pemkab)
Satgas Saber Pungli yang dilantik Indartato beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Pemkab)

Pacitanku.com, PACITAN – Sejak dilantik dua bulan yang lalu, Satgas Saber Pungli seolah tidak tampak bayang-bayangnya. Hingga saat ini, satgas yang diketuai Wakapolres Kompol Suharsono masih ayem dan belum sekalipun menggelar operasi tangkap tangan (OTT).

Namun demikian, sang ketua beralasan satgasnya lebih banyak berkecimpung pada upaya preventif. Satgas Saber Pungli di Pacitan lebih banyak berupaya mencegah, daripada menangkap tangan aksi pungli. ‘’Tidak perlu diperlihatkan pergerakannya dong. Sejak dilantik kami sibuk sosialisasi pencegahan di berbagai kesempatan,’’ ujar Suharsono, dikutip dari Radar Madiun pada Rabu (29/3/2017).

Menurut Suharsono, sosialisasi dilakukan di berbagai kesempatan. Dia mengaku lebih menyukai pertemuan yang sifatnya non-formal di desa-desa. Selain itu, satgas juga banyak berkecimpung memberi sosialisasi lewat radio, maupun keliling antar organisasi perangkat daerah (OPD) dan tempat-tempat pelayanan publik seperti kantor pajak atau samsat.

Media sosial juga dimanfaatkan untuk memberi sosialisasi seputar pungli kepada masyarakat. ‘’Kalau perlu, dengan sosialisasi ini, semoga tidak perlu sampai melakukan penindakan. Karena diharapkan sudah tertib semua,’’ harapannya.

Anggapan sepinya Satgas Saber Pungli karena minim kasus ditepis Suharsono. Menurutnya, upaya preventif lebih dikedepankan sengaja untuk meminimalisasi adanya kasus pungli. Ketika bidikan yang kedapatan melakukan pungli sudah acap diingatkan namun tetap membandel, maka satgas baru bertindak tegas.


Salah satunya bisa dengan melakukan OTT. Namun Suharsono menyadari, penyimpangan seperti pungli sulit dideteksi. ‘’Ketika melakukan penyimpangan, mereka tentu tidak akan memperlihatkan kepada kami. Namun kami tahu itu. Dan ketika sudah diingatkan tetapi tetap membandel, baru kami tindak tegas,’’ jelasnya.

Kondisi di tempat-tempat pelayanan publik Pacitan sampai saat ini juga dinilai Suharsono masih kondusif. Yang menjadi acuan, belum ada laporan masuk dari masyarakat perihal kasus pungli. Namun demikian, Suharsono mengaku pihaknya tetap pasang mata pada tempat-tempat yang ditengarai rawan pungli.

Kepada mereka yang menjadi bidikan itu, sosialisasi terus diberikan secara lisan. ‘’Kalau tertulis, iya kalau mereka baca. Kalau sudah diberi imbauan tetapi tidak digubris ya percuma,’’ kata Suharsono. (naz/rif)