Ketua DPRD Pacitan Soroti Bahaya Generasi FOMO dan Kesejahteraan Guru di Hardiknas 2026

oleh -122 Dilihat
Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi saat berfoto jelang paripurna
Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi saat berfoto jelang paripurna. (Foto: Putro Primanto)

Pacitanku.com, PACITAN – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi (ASB), menegaskan pentingnya penguasaan literasi digital bagi para siswa untuk mencegah munculnya fenomena “generasi FOMO” (Fear of Missing Out), sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan guru di tengah pusaran globalisasi.

Arif Setia Budi menyoroti bahwa pendidikan merupakan investasi terbesar bangsa. Oleh karena itu, adaptasi terhadap teknologi digital harus dilakukan secara cepat tanpa menanggalkan penguatan karakter dan nilai-nilai kebangsaan.

“Guru merupakan garda terdepan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi generasi kita. Tentu harus selalu dengan cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan digital dan teknologi karena perkembangan dunia global begitu cepat,”kata Arif Setia Budi, Sabtu (2/5/2026) di Pacitan.

Lebih lanjut, legislator Partai Demokrat ini memaparkan bahwa tuntutan peningkatan kompetensi tenaga pendidik harus berjalan laras dengan perhatian penuh terhadap kesejahteraan mereka agar proses pendidikan berjalan optimal.

Di sisi lain, para peserta didik juga diwajibkan memiliki tameng literasi digital dan rasa ingin tahu yang positif.

“Literasi digital dibutuhkan bagi para siswa biar karakter sebagai siswa itu tidak hilang tergerus oleh arus globalisasi yang begitu cepat karena banyak sekarang generasi FOMO yang perlu betul-betul diperhatikan. Anak didik kita di era digitalisasi ini harus mempunyai karakter yang baik dalam rangka menjaga NKRI,” tegasnya.

Arif juga mengingatkan pentingnya menjaga keberagaman suku dan adat istiadat Indonesia sebagai kekayaan yang diikat oleh ideologi bangsa.

Jati diri generasi muda, menurutnya, tidak boleh luntur akibat gempuran pengaruh luar yang tidak tersaring.

Menutup keterangannya, Ketua DPRD Pacitan tersebut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja secara bersinergi agar kualitas pendidikan nasional pada tahun ini bisa mencapai titik balik yang lebih baik.

“Mudah-mudahan pendidikan kita semakin baik. Kita perlu bekerja secara kolaboratif untuk saling mendukung satu sama lain agar tercipta siswa yang berkualitas dan dapat menghadapi tantangan zaman,” pungkas Arif.

No More Posts Available.

No more pages to load.