Pacitanku.com, TULAKAN –Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan menyebabkan sebuah pohon jati berukuran besar tumbang dan menutup akses jalan di Dusun Gadungan, Desa Padi, Kecamatan Tulakan, pada Jumat (2/1/2026) sore.
Beruntung insiden tersebut tidak menelan korban jiwa maupun kerusakan pada hunian warga, namun sempat melumpuhkan aktivitas lalu lintas setempat sebelum akhirnya berhasil dievakuasi melalui aksi gotong royong.
Kepala Dusun Gadungan, Mujiono, mengungkapkan bahwa tanda-tanda kerawanan pohon tersebut sebenarnya sudah terlihat sejak pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB.
Intensitas hujan yang tinggi membuat struktur tanah di sekitar akar menjadi gembur dan labil, sehingga tidak kuat menahan beban pohon saat terpaan angin semakin kencang. Kondisi ini membuat batang pohon perlahan miring hingga akhirnya roboh melintang di badan jalan pada sore harinya.
“Sejak pagi pohon sudah terlihat goyah karena hujan dan angin. Tanahnya labil, sehingga pada sore hari pohon jati itu akhirnya roboh,” terang Mujiono saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Peristiwa ini sempat menghambat mobilitas warga Dusun Gadungan, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat yang hendak menuju ladang maupun kawasan permukiman. Menyadari pentingnya akses tersebut, warga bersama perangkat dusun bergerak cepat melakukan pembersihan menggunakan peralatan seadanya. Mereka bahu-membahu memotong dahan dan menyingkirkan batang kayu agar jalur tersebut dapat segera dilalui kembali.
Salah satu warga setempat, Sutrisno, tidak menampik adanya kekhawatiran saat kejadian berlangsung mengingat ukuran pohon yang cukup besar dan posisinya yang berdekatan dengan rumah penduduk. Namun, ia bersyukur karena musibah tersebut tidak menimbulkan kerugian materiil yang berarti maupun korban manusia.
“Pohonnya besar dan dekat dengan rumah warga, jadi kami sempat khawatir. Alhamdulillah tidak ada korban, dan kami langsung gotong royong membersihkan,” ungkap Sutrisno.
Pascakejadian, pihak pemerintah dusun mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Warga diminta proaktif melaporkan jika melihat pohon besar yang kondisinya rapuh atau berpotensi tumbang agar dapat segera dilakukan pemangkasan atau penanganan dini guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.











