Pacitanku.com, ACITAN — Febriani Cahyaningtias, seorang jurnalis muda dari media daring Pacitanku.com, berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Pacitan.
Kemenangan ini diraih berkat narasi berita yang mengangkat kisah inspiratif seorang Bhabinkamtibmas di pelosok Pacitan, menyoroti sisi humanis dan peran aktif kepolisian dalam masyarakat.
Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Dalam acara ini, Polres Pacitan mengadakan dua kategori lomba, yaitu lomba narasi berita dan lomba fotografi.
Tulisan Febriani yang berjudul “Melalui Filosofi ‘Handarbeni’, Aipda Latip Utomo Mengabdi dengan Hati di Pacitan” menonjol di antara peserta lain.
Karya tersebut mengisahkan kiprah Aipda Latip Utomo (47), Bhabinkamtibmas Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, dalam berbagai kegiatan sosial yang dekat dengan masyarakat.
Sebagai jurnalis junior, Febriani mengaku bangga atas pencapaiannya.
“Alhamdulillah, sejujurnya saya tidak menyangka bisa mendapatkan juara 1,”ungkap mahasiswi semester akhir STKIP PGRI Pacitan tersebut saat dikonfirmasi Sabtu (23/8/2025).
Atas prestasinya tersebut, Febriani berhasil mendapatkan uang pembinaan dan piagam penghargaan dari Kapolres Pacitan.
Ia menambahkan bahwa kemenangan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tulisannya.
Febriani juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan dan rekan-rekannya di Pacitanku.com atas dukungan yang diberikan.
Febriani menceritakan bahwa proses penulisan karyanya tidak lepas dari tantangan. Ia harus menyelesaikan tugas di tengah kesibukan lain, yang sempat menimbulkan keraguan.
Namun, tekadnya untuk terus berkarya membawanya meraih kemenangan.
“Saya terus berusaha dan akhirnya saya bisa,”tegasnya.
Ia berharap, pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi jurnalis muda lainnya dan berharap media tempatnya bekerja terus menjadi wadah yang suportif.
“Semoga Pacitanku.com terus menjadi wadah yang inspiratif dan suportif bagi jurnalis muda,”pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jurnalis yang berpartisipasi.
Dalam acara penyerahan hadiah yang digelar dalam kegiatan “Piramida” (ngopi bareng awak media) pada Jumat, 22 Agustus 2025, ia menegaskan bahwa karya jurnalistik memiliki peran penting sebagai kontrol sosial.
“Karya jurnalistik bukan hanya sekadar produk berita, melainkan juga menjadi kontrol sosial yang mengingatkan sekaligus menguatkan peran kepolisian di tengah masyarakat,”ujar AKBP Ayub.
Ia juga menambahkan bahwa proses penilaian lomba dilakukan secara objektif dan independen.
“Ini murni penilaian dari dewan juri dan jelas sangat objektif, kita datangkan jurinya dari Radar Surabaya, Tribunnews, dan Jawa Pos,”tegas Kapolres.
Sementara, Ketua Forum Pewarta Pacitan (FPPA), Sutikno mengapresiasi kepada seluruh pemenang lomba karya jurnalistik dan fotografi.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk rekan-rekan yang sudah menang, maupun yang belum berkesempatan meraih juara. Semua karya yang dilombakan sejatinya adalah cerminan perjuangan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada publik,”kata pria yang akrab disapa Gus Tik ini.
Berikut adalah daftar pemenang Lomba Jurnalistik Polres Pacitan:
- Pacitanku.com (Febriani Cahyaningtias) dengan judul tulisan “Melalui Filosofi ‘Handarbeni’, Aipda Latip Utomo Mengabdi dengan Hati di Pacitan” (skor 89,54).
- Times Indonesia (Yusuf Arifai) dengan judul “Menilik Filosofi Kepemimpinan Kapolres Pacitan, Layanan Masyarakat dengan Hati tanpa Embel-embel” (skor 87,75).
- Berita IDN (Heri Nur Cahyono) dengan judul “Ketika Kopi Jadi Bahasa Cinta Polisi untuk Masyarakat Pacitan” (skor 86,25).












