Kasus COVID-19 di Pacitan Terus Turun Tapi PPKM Masih Level 3, Apa Penyebabnya?

oleh -Dibaca 803 kali
Juru bicara percepatan penanganan COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto. (Foto: Dwi Purnawan)

Pacitanku.com, PACITAN – Kasus COVID-19 di Kabupaten Pacitan terus menunjukkan trend penurunan signifikan. Pantauan Pacitanku.com pada Selasa (21/9/2021) kemarin, jumlah kasus aktif COVID-19 tinggal 71.

Namun demikian, sesuai Instruksi Mendagri (Inmendagri) nomor 43 tahun 2021, level PPKM di Pacitan masih berada pada level 3. Hal ini juga berbeda jika dibandingkan assessment dari Provinsi Jawa Timur yang menunjukkan Pacitan berada di level 1.

Terkait hal tersebut, juru bicara satuan gugus tugas (Satgas) COVID-19 Pemkab Pacitan Rachmad Dwiyanto memberikan penjelasan. Yaitu ada parameter yang belum dipenuhi dalam acuan penurunan level PPKM di Pacitan.

Memang secara epidemiologi, Rachmad mengatakan COVID-19 di Kabupaten Pacitan sudah  menunjukkan penurunan yang signifikan.

“Dan bahkan (COVID-19) menunjukkan angka yang terkendali. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih atas peran serta masyarakat dalam pengendalian COVID-19 khususnya di Kabupaten Pacitan,”kata Rachmad saat dihubungi Pacitanku.com pada Rabu (22/9/2021).

Namun demikian, imbuh Rachmad, angka-angka penurunan COVID-19 secara epidemiologi ini belum sejalan dengan prosentase vaksin.

“Karena angka vaksinasi masih bertengger di angka 20-an persen. Dan angka ini masih jauh dibawa target capaian. Sementara dalam Inmendagri (terkait level PPKM, red) salah satunya menggunakan vaksin sebagai parameter,”jelasnya.

Sehingga, kata Rachmad, kondisi ini menjadi hal yang kurang menguntungkan bagi masyarakat Pacitan. Karena, kata Rachmad, dengan  perolehan angka vaksinasi di Pacitan masih rendah, berdampak pada level PPKM yang masih berada pada level 3.

“Hal ini dikarenakan karena jatah vaksin kita dari Pemprov Jatim cuma segitu adanya. Pada sisi yang lain animo masyarakat sudah cukup tinggi untuk melakukan vaksinasi. Namun apa daya, ketersediaan vaksin amat terbatas,”tandas pria yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan ini.

Atas kondisi ini, Rachmad mengatakan kedepan sangat dibutuhkan untuk dilakukan akselerasi dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

“Kita harus bersabar sejenak , semoga keberadaan vaksin ke depan menjadi lebih banyak dan lebih baik. Sehingga akan dapat meningkatkan prosentase penduduk yang sudah tervaksin dan bisa menurunkan level PPKM kita sehingga pemulihan ekonomi di segala aspek bisa dilaksanakan. Hal inilah yang menjadi harapan kita semuanya,”papar dia.

Selain itu, terkait epidemiologi COVID-19, Rachmad berharap masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat meskipun telah divaksin.

“Kami berharap masyarakat juga bersabar karena level PPKM masih berada pada level 3 sesuai Inmendagri no 43 tahun 2021. Semoga keadaan ini segera berubah, dimana level kita menjadi turun dan bisa menjalankan tatanan kehidupan yang baru dengan bersanding dengan COVID-19,”pungkasnya.

Video Dinkes Pacitan Upayakan Semua Guru Divaksin