Pasien Positif Corona di Pacitan Kembali Bertambah Tiga, Total Kasus Jadi 87

oleh -13359 views
Jubir tim komunikasi publik GTPP COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto saat konferensi pers, Selasa (7/7/2020). (Foto: Sulthan Salahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Setelah sempat mengalami penurunan jumlah kasus coronavirus disease 2019 (COVID-19), Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 kembali menyampaikan adanya penambahan kasus COVID-19 pada Kamis (3/9/2020) malam.

“Tentu permintaan maaf dari gugus tugas karena belum mampu untuk mengurangi jumlah pasien COVID-19 di Pacitan, danhari ini (kamis 3/9/2020) malam WIB kembali nambah tiga orang, sehingga pasien yang dirawat masih 6 orang,”kata juru bicara GTPP COVID-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto saat dikonfirmasi Pacitanku.com, Kamis (3/9/2020) malam.

Tiga penambahan pasien tersebut semuanya dari Kecamatan Pacitan. Dengan rincian yang pertama seorang laki-laki berusia 60 tahun dari kelurahan Pacitan. Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari kota Bekasi, Jawa Barat.

Kemudian pasien selanjutnya adalah berjenis kelamin perempuan dari Desa Kayen dan mempunyai riwayat menjalani rawat jalan dari dokter praktek di Pacitan. Yang terakhir adalah seorang gadis berusia 17 tahun yang merupakan salah satu santriwati yang beralamatkan di Desa Sirnoboyo.

Dengan penambahan tiga pasien konfirmasi tersebut, total kasus COVID-19 sejak kasus pertama di Pacitan dari 84 bertambah menjadi 87. Dengan rincian sebanyak 79 sembuh, enam dirawat dan dua meninggal dunia.

Rachmad kembali menghimbau masyarakat untuk lebih waspada untuk lebih hati-hati.

“Sampai dengan saat ini belum ada vaksin belum ada obat karena masih ada uji klinis, sehingga dibutuhkan waktu beberapa bulan lagi, senyampang dengan waktu menunggu berhasilnya uji klinis dari vaksin maupun obat dari COVID-19 sementara yang bisa dijalankan masyarakat mau tidak mau adalah wajib untuk melaksanakan protokol kesehatan,”jelasnya.

Diharapkan, kata Rachmad, masyarakat secara sadar melaksanakan protokol kesehatan. Hal itu bukan paksaan tapi ini justru menjadi kebutuhan.

“Karena kita dengan menjalankan protokol kesehatan hanya itulah satu-satunya cara untuk mengeliminir atau mengurangi penyebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Pacitan. Protokol kesehatan banyak, yang penting adalah 3 M, bagaiamana kita selalu disiplin memakai masker, kedua disiplin untuk mencuci tangan pakai sabun, yang ketiga disiplin untuk menjaga jarak berinteraksi sosial dengan masyarakat,”pungkasnya.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan

Video Laksanakan 3 M Cegah Virus Corona