Penyebaran Corona Dapat Dikendalikan, GTPP Buka Lokasi Karantina di Arjowinangun

oleh -13158 views
Petugas membuka lokasi karantina di Dusun Barang, Arjowinangun, Pacitan. (Foto: Istimewa/Dok. BPBD Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemerintah Kabupaten Pacitan akhirnya membuka kembali lokasi karantina wilayah di Desa Arjowinangun, Kecamatan Pacitan, Sabtu (29/8/2020).

Menurut keterangan juru bicara tim komunikasi publik GTPP COVID-19 Pacitan, Rachmad Dwiyanto, pembukaan tersebut sudah dilakukan sejak Jumat (28/8/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Rachmad mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan pembukaan kembali lokasi karantina di Dusun Barang tersebut.

“Hasil swab di lokasi hanya ditemukan positif COVID-19 dua orang, sedangkan lainnya negatif , ditambah berjumlahnya pasien yang sembuh menjdi dasar gugus untuk membuka lokasi karantina,”kata Rachmad, saat dihubungi Pacitanku.com, Sabtu sore.

Namun demikian, Rachmad mewanti-wanti masyarakat setempat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, karena pasien belum semua sembuh.

“Belum semua sembuh, masih ada dua pasien positif dan ini swab yang kontak erat belum keluar semua sehingga masyarakat tetap waspada,”ujar pria yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan ini.

Data hingga Sabtu (29/8/2020) yang dikutip dari laman COVID-19 Pemkab Pacitan menyebutkan jumlah kasus konfirmasi di Pacitan sejak kasus pertama 84 kasus. Dengan rincian jumlah kesembuhan 74 pasien, 8 pasien dirawat dan 2 meninggal dunia.

Rachmad kembali menghimbau masyarakat untuk lebih waspada untuk lebih hati-hati.

“Sampai dengan saat ini belum ada vaksin belum ada obat karena masih ada uji klinis, sehingga dibutuhkan waktu beberapa bulan lagi, senyampang dengan waktu menunggu berhasilnya uji klinis dari vaksin maupun obat dari COVID-19 sementara yang bisa dijalankan masyarakat mau tidak mau adalah wajib untuk melaksanakan protokol kesehatan,”jelasnya.

Diharapkan, kata Rachmad, masyarakat secara sadar melaksanakan protokol kesehatan. Hal itu bukan paksaan tapi ini justru menjadi kebutuhan.

“Karena kita dengan menjalankan protokol kesehatan hanya itulah satu-satunya cara untuk mengeliminir atau mengurangi penyebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Pacitan. Protokol kesehatan banyak, yang penting adalah 3 M, bagaiamana kita selalu disiplin memakai masker, kedua disiplin untuk mencuci tangan pakai sabun, yang ketiga disiplin untuk menjaga jarak berinteraksi sosial dengan masyarakat,”pungkasnya.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan

Video Pesan Jubir GTPP: Laksanakan 3M Cegah Virus