Mahasiswa KKN UGM Dukung Perkembangan Peternakan di Tegalombo Pacitan

oleh -100 Dilihat
Mahasiswa UGM yang tergabung dalam Tim Langkara Talambo berinteraksi dengan warga dalam program KKN-PPM 2026 di Desa Tahunan.
Tim Langkara Talambo KKN-PPM UGM 2026 mengandalkan pendekatan empat sektor utama untuk memberdayakan masyarakat Desa Tahunan dan Tahunan Baru. (Foto: Dok. Istimewa)

Pacitanku.com, TEGALOMBO — Ribuan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode II Tahun 2026 resmi diterjunkan ke berbagai penjuru daerah.

Salah satu kelompok yang menarik perhatian adalah Tim Langkara Talambo, yang mengabdikan diri di Desa Tahunan dan Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo Pacitan mulai 20 Juni hingga 8 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dharma pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa dituntut untuk tidak hanya menguasai teori di bangku kuliah, tetapi juga mengimplementasikannya secara langsung guna menjawab kebutuhan riil warga di lapangan.

Fokus utama program kerja dipusatkan pada sektor Agronomi, mengingat mayoritas warga Desa Tahunan dan Tahunan Baru berprofesi sebagai petani dan peternak. Melalui sektor ini, mahasiswa membawa ilmu akademis untuk diaplikasikan sekaligus dipelajari bersama secara langsung melalui metode transfer ilmu dua arah.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya bersifat teoritis, tetapi benar-benar memberikan solusi aplikatif yang selaras dengan mata pencaharian warga setempat di bidang pertanian dan peternakan,” ujar perwakilan Tim Langkara Talambo.

Penguatan di bidang agronomi ini turut dilengkapi oleh sektor Sains dan Teknologi. Sektor ini berfokus pada pembangunan infrastruktur penunjang, seperti perbaikan fasilitas jalan, serta penanaman semangat belajar sains dan edukasi keselamatan berlalu lintas sejak dini bagi pelajar sekolah dasar.

Selain itu, kebutuhan masyarakat akan wawasan yang lebih luas dijawab melalui klaster Sosial Humaniora.

Klaster ini dirancang untuk membuka akses warga terhadap literasi digital, pemahaman psikologis, serta penguatan wawasan kebangsaan dan politik. Rangkaian program ini disempurnakan oleh sektor Medika yang menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan umum (general check-up) bagi lansia dan balita, serta edukasi kesehatan gigi dan mulut.

Dengan dukungan empat sektor keilmuan yang saling bersinergi, Tim Langkara Talambo optimis dapat memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan.

Kolaborasi antara ilmu pengetahuan mahasiswa, kearifan lokal, serta partisipasi aktif masyarakat diyakini menjadi kunci utama keberhasilan program pengabdian yang berlangsung selama kurang lebih tujuh minggu tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.