Paguyuban Onto Kusumo Krajan Gunungsari Pacitan, dari Hobi Jadi Wadah Silaturahmi

oleh -101 Dilihat
Anggota POK Krajan Gunungsari berfoto bersama setelah menyelesaikan kegiatan bersepeda. (Foto: Dokumentasi POK for Pacitanku)

Pacitanku.com, ARJOSARI-Bersepeda tak hanya menjadi aktivitas untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi bagi warga Dusun Krajan, Desa Gunungsari, Kecamatan Arjosari, Pacitan.

Hal itu dilakukan Paguyuban Onto Kusumo (POK) Krajan Gunungsari.

POK adalah sebuah paguyuban beranggotakan bapak-bapak dan para pemuda di lingkungan sekitar yang memiliki kesamaan hobi bersepeda menggunakan sepeda “onto” atau sepeda kayuh jenis klasik bergaya Eropa dengan ukuran ban 28 inci yang populer dari masa kolonial Belanda hingga tahun 1970-an.

POK yang diketuai Hermanto tersebut rutin menggelar kegiatan gowes setiap Minggu dengan rute yang berbeda-beda di wilayah Pacitan.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anggota untuk berolahraga sekaligus melepas penat setelah menjalani aktivitas selama sepekan.

Salah satu anggota POK, Rendra Sufianto, mengatakan kegiatan gowes menjadi wadah bagi anggota untuk berolahraga dan menyegarkan pikiran sebelum kembali menjalani aktivitas pada awal pekan.

“Setiap hari Minggu diusahakan bersepeda di sekitar Pacitan. Harapannya untuk olahraga dan merefresh di akhir pekan setelah seminggu kita bekerja dan berkegiatan, sehingga hari Senin bisa segar beraktivitas kembali,” ujar Rendra, Minggu (13/9/2026).

Dalam kegiatan terbaru, rombongan POK berangkat dari Gunungsari dan melintasi sejumlah wilayah, mulai dari Tambakrejo, Mentoro, Arjowinangun, hingga Nanggungan, sebelum beristirahat di Semanten.

Rute gowes POK memang tidak selalu sama.

Pada kesempatan tertentu, rombongan bahkan menjangkau wilayah yang lebih jauh seperti Pancer hingga Waduk Tukul.

“Kadang sampai Pancer juga, pernah sampai ke Waduk Tukul,” katanya.

Bagi anggota POK, kegiatan tersebut bukan sekadar perjalanan menggunakan sepeda.

Di sela-sela gowes, mereka dapat berkumpul, berbincang, dan menikmati waktu bersama.

Selain gowes, POK juga memiliki kegiatan lain untuk menjaga kebersamaan antaranggota dan warga sekitar, di antaranya arisan dan yasinan.

Memasuki bulan depan, POK juga akan memperingati hari jadi paguyuban dengan menggelar kegiatan camping.

Rendra menjelaskan, POK dibentuk dengan tujuan menyediakan wadah kegiatan bersama bagi para pemuda dan bapak-bapak di lingkungan sekitar.

Seiring berjalannya waktu, paguyuban yang telah berjalan hampir dua tahun tersebut diharapkan terus berkembang dan menghadirkan kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat.

“Harapannya semakin erat silaturahmi kita di lingkungan kita. Kegiatannya positif dengan bersepeda ini, yang mana ini hanya sebagai wadah, tetapi tujuannya tetap sama yaitu untuk mempererat silaturahmi, hubungan, bergotong royong dan bekerja sama agar hidup kita rukun,” pungkasnya.