Pacitanku.com, Sudimoro – Semangat olahraga catur yang tengah berkembang di Kabupaten Pacitan turut terasa dalam rangkaian Pesta Rakyat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Dusun Krajan, Desa Pagerlor, Kecamatan Sudimoro.
Salah satu kegiatan yang paling menyita perhatian masyarakat adalah turnamen catur yang digelar pada Jumat (31/7/2026).
Turnamen tersebut menjadi pembuka rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Karang Taruna CAKRA Dusun Krajan.
Antusiasme peserta cukup tinggi karena olahraga catur telah menjadi salah satu primadona yang selalu dinantikan setiap kali ada kegiatan masyarakat di wilayah tersebut.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Karang Taruna CAKRA Dusun Krajan, Nanang, mengatakan pemilihan cabang olahraga catur bukan tanpa alasan.
Selain memiliki banyak peminat, catur juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat yang selama ini belum banyak mendapatkan kesempatan tampil.
“Selain banyak peminatnya, catur juga menjadi sarana menyalurkan bakat-bakat terpendam masyarakat. Alhamdulillah, melalui kegiatan ini kami bisa membuka ruang interaksi dan literasi antarusia maupun antargenerasi. Setiap ada kegiatan, kami selalu mengadakan catur,” ujarnya.
Menurutnya, meningkatnya perhatian masyarakat terhadap olahraga catur menjadi hal yang patut diapresiasi, terlebih setelah Kabupaten Pacitan sukses menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Hal itu diharapkan semakin memotivasi generasi muda untuk menekuni olahraga yang mengasah kemampuan berpikir, strategi, dan sportivitas tersebut.
Selain turnamen catur, panitia juga menggelar berbagai kegiatan lainnya. Pada Sabtu (1/8/2026), masyarakat mengikuti pertandingan bola voli yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari.
Kemudian pada Minggu (2/8/2026), dilaksanakan senam lansia dan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga. Rangkaian acara ditutup dengan malam puncak hiburan campursari Langen Beksa.
Nanang berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan desanya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan desa, sekaligus mempererat gotong royong, silaturahmi, serta rasa kekeluargaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.










