Hasil RDT, Belasan Orang Klaster Temboro Reaktif, Puluhan Warga Tulakan-Ngadirojo Non Reaktif

oleh -13424 views
Juru bicara satgas penanganan COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto. (Foto: Sulthan Salahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN – Satuan gugus tugas (satgas) percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pemkab Pacitan, kembali menemukan 9 santri dan santriwati asal Pondok Pesantren (ponpes) Al Fattah, Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, yang dinyatakan reaktif hasil rapid diagnostic test (RDT).

Tak hanya santri, tiga orang tua mereka dikabarkan juga mengalami hal yang sama.

“Dari klaster Temboro, kita temukan ada 12 orang yang memang reaktif COVID-19 hasil RDT. Kami tidak memilah santri atau keluarganya. Yang jelas hasil RDT sebanyak 12 orang, dinyatakan reaktif dari kelompok Temboro,”ujar juru bicara satgas percepatan penanganan COVID-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto,  Selasa (5/5/2020).

Selain klaster Temboro, lanjut Rachmad, gugus tugas juga menyisir pasien RSUD dr Darsono Pacitan. Dari sebanyak 13 orang hasil RDT lanjutan, semuanya dinyatakan non reaktif COVID-19.

Kemudian dari belahan timur Pacitan, satgas juga menyisir dari pengembangan pasien positif COVID-19 nomor 06. Dari penyisiran terhadap pasien yang saat ini menjalani isolasi di salah satu rumah sakit yang ada di Ponorogo itu, ditemukan puluhan warga yang dari hasil RDT dinyatakan non reaktif COVID-19.

“Dari Desa Ketro, Kecamatan Tulakan sebayak 28 warga non reaktif dan dari Desa Wonokarto, Kecamatan Ngadirojo ditemukan sebanyak 29 orang juga non reaktif COVID-19. Itu hasil sementara yang telah dilakukan tim surveilans ataupun tim tracing gugus tugas,” beber mantan Kepala Dinas Kesehatan Pacitan ini.

Sementara itu, pada Senin (4/5/2020) kemarin, gugus tugas juga kembali melakukan RDT ulangan terhadap 30 orang, dari kelompok yang diduga ada kontak erat dengan pasien positif COVID-19 nomor 01 dan nomor 05 yang merupakan klaster Sukolilo.

“Kelompok tersebut pada RDT pertama memang dinyatakan reaktif. Namun untuk RDT lanjutan, hasilnya masih menunggu,”tandasnya.

Data hingga Senin (4/5/2020) pukul 15.00 WIB, Satgas COVID-19 Pacitan telah memantau sebanyak total 19.978 orang. Dari total jumlah pantauan tersebut, sebanyak 19.326 berstatus orang sehat dengan risiko (ODR), 550 berstatus orang dalam pemantauan (ODP), 9 pasien dalam pengawasan (PDP), 87 orang tanpa gejala (OTG) dan 6 pasien positif COVID-19. 

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan

Data persebaran COVID-19 di Pacitan per Senin (4/5/2020) sore