Harus Ada Upaya Konkrit Berdayakan Masyarakat Kawasan Pesisir

oleh -131.381 views
Syamsul Maarif saat menyampaian paparan kebencanaan di Pacitan, Jumat malam. (Foto: Wildan Nur Swi H/Info Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Guru Besar Manajemen Bencana Universitas Pertahanan (UNHAN) Syamsul Maarif menyampaikan perlu ada upaya yang konkrit untuk memberdayakan masyarakat di kawasan pesisir.

Hal itu disampaikan Syamsul saat menyampaikan materi pada diskusi bertema “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dalam Rangka Gerakan Pengurangan Risiko Bencana Melalui Sekolah Laut” di pendopo Kabupaten Pacitan, Jum’at (3/11/2017) malam.

Pria yang juga mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini mengatakan bahwa upaya tersebut salah satunya pada kelompok nelayan. Sebab faktor kemiskinan menjadi salah satu sebab masyarakat abai terhadap ancaman bahaya dan potensi bencana alam. “Masyarakat diberdayakan. Relawan ajak nelayan untuk melakukan kegiatan produktif,” katanya.

Dia mengatakan bahwa sata ini, berbagai macam bencana alam yang marak terjadi dalam beberapa dekade terakhir ini adalah buah dari perbuatan manusia. Karena itu manusia harus bersahabat dengan alam.

“Kita harus bersahabat dengan alam. Kita sayang laut, maka laut akan menyayangi kita,”ucap Purnawirawan Angkatan Darat yang juga pendiri lembaga riset bencana Pusat Penelitian dan Pelatihan Indonesia Tangguh (Pusppita) itu.

Di Pacitan, Syamsul mengatakan bahwa meski Kabupaten Pacitan dibayangi potensi gempa bumi dan gelombang tsunami, tetapi masih ada karunia yang diberikan oleh Sang Maha Pencipta. Yakni kondisi geografis berbukit.

Dengan demikian, ketika bencana yang satu itu terjadi, masyarakat dapat segera mencapai ketinggian agar luput dari jangkauan gelombang. “Rata-rata ketinggian gelombang tsunami 15 meter. Masyarakat harus dibuatkan akses lebih banyak menuju ke perbukitan,” terang Syamsul.

Sebelumnya, Bupati Indartato menyatakan bahwa dalam kurun waktu dua tahun terakhir dampak bencana alam banjir menurun. Hanya saja kemudian muncul fenomena gerakan tanah dan memicu amblesan. “Syukur tidak ada korban jiwa dari kejadian-kejadian itu,”katanya.

Terkait kegiatan program Sekolah Laut dari BNPB, bupati berharap agar bermanfaat untuk masyarakat. Utamanya menghadapi ancaman bencana alam. “Mudah-mudahan memberi manfaat untuk masyarakat,”katanya. (humaspemkab/RAPP002)