Latihan Tanggap Darurat Tsunami di Pacitan, Relawan Dilatih Cara Evakuasi Korban

oleh -132.069 views
Petugas TNI melakukan simulasi evakuasi korban bencana tsunami pada Senin (6/11/2017). (Foto: SRW/Wahyu/RAPP002)

Pacitanku.com, PACITAN – Hari ketiga latihan penanggulangan bencana alam Tsunami yang digelar Resor Militer 081/Dirotsaha Jaya pada Senin (6/11/2017) di Pacitan berjalan lancar.

Pada hari ketiga, dalam latihan penanggulangan bencana tsunami ini masuk ke tahap tanggap darurat yang diikuti oleh 1200 orang. Pada hari ketiga ini, lokasi latihan tanggap bencana tsunami digelar di Pantai Pancer Door, Pantai Teleng Ria, Pancer Timur dan jalur evakuasi termasuk jalur lintas selatan (JLS) Pacitan.

Adapun peserta tersebut terdiri dari unsur TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, Dinas Pengairan, Dinas Sosial, PLN dan dari Kepolisian.

Dalam arahannya kepada para relawan bencana, Kasrem 081/ DSJ  Letkol Inf Jerm Ratu Edo mengharapkan semua relawan bisa melaksanakan tugas kerelawanan dengan baik.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan pastikan semua petugas mengerti tugas dan tanggung jawab masing-masing, yang paling penting kerjasama dan gunakan bahasa yang pas dan bisa dimengerti oleh masyarakat. Sehingga masyarakat mengerti kemana akan bergerak sehingga antara petugas, dan masyarakat mengerti siapa, berbuat apa,”jelasnya.

Kegiatan tersebut diawali dengan simulasi terjadinya gempa bumi, yang bepotensi tsunami ditandai dengan Berbunyinya Alarm sebagai tanda peringatan akan terjadi Tsunami di Pacitan.

Selanjutnya Seluruh personil, relawan dan masyarakat menuju titik kumpul yang telah di tentukkan melalui jalur – jalur evakuasi. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pacitan yang hadir dalam simulasi segera menunjuk Dandim 0801/Pacitan Letkol Kav. Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang sebagai Komandan Tanggap Darurat (KTD).

Dandim pun segera melaporkan kepada Danrem 081 atas penunjukkan KTD oleh Bupati. Setelah simulasi tersebut, Dandim 0801 sebagai KTD mengambil alih Kodal Satgas Penanggulangan Bencana di Pacitan.

Selanjutnya memerintahkan para petugas melaksanakan evakuasi terhadap masyarakat dan para korban baik yang terluka dan meninggal menggunakan Kendaraan kendaraan yang sudah disiapkan menuju Tempat penampungan Akhir (TPA).

Dalam simulasi tersebut, nampak para petugas mengevakuasi korban yang terdampar di tepi pantai dan tersangkut di pepohonan.

Disisi lain, setelah pelaksanaan evakuasi satgas PB menempatkan masyarakat yang mengungsi di tenda-tenda yang telah di siapkan. Adapun penempatan pengungsi ini adalah Desa per Desa untuk memudahkan pengecekan dan pendataan.

Turut hadir dalam latihan tanggap darurat tersebut Kasrem 081/Dsj Letkol Inf Jerm Ratu Edo, Bupati Pacitan Indartato, Dandim 0801/Pacitan Letkol Kav. Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, Wakil Bupati Yudi Sumbogo.

Juga hadir para penilai dan pengawas dari PA. Jajaran Korem 081/DSJ, Mayor Inf Edi Maryono (Pasilat Rem 081 /Dsj, Kasdim 0801 Mayor Inf. Bayu Sigit, seluruh Perwira Staf dan Danramil Jajaran Dim 0801/ Pacitan, perwakilan dari BPBD, Satpol PP, Dinas Pengairan, Dinas Sosial, PLN dan kepolisian. Direncanakan latihan terakhir akan digelar pada Selasa (7/11/2017) . (Wahyu/SRW/RAPP002)