Tingkat Elektabilitas Gus Ipul Tertinggi, Khofifah Nomor Dua

oleh -131.861 views
Wagub Jatim saat menutup Porprov Jatim. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Wagub Jatim saat menutup Porprov Jatim. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Pacitanku.com, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menempati posisi teratas dalam tingkat elektabilitas berdasarkan survei Indo Barometer menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyebutkan dalam siaran persnya yang diterima Antara di Surabaya, Senin, elektabilitas Gus Ipul mencapai 41 persen, disusul Tri Rismaharini 18,4 persen, Khofifah Indar Parawansa 16,7 persen, dan Abdullah Azwar Anas 3,4 persen.

Gus Ipul juga berada di posisi teratas dalam tingkat pengenalan atau popularitas, yakni 94,3 persen, disusul Khofifah 92,9 persen, Tri Rismaharini 83 persen, dan Abdullah Azwar Anas 36 persen.

“Adapun kandidat dengan tingkat kesukaan tertinggi adalah Gus Ipul 94,2 persen, Risma 90,5 persen, Khofifah 88,4 persen, dan Anas 86,6 persen,” ucapnya.

Data lainnya, kata dia, untuk calon wakil gubernur dengan pertanyaan terbuka/spontan, Risma sebesar 16,6 persen, disusul Gus Ipul 14,4 persen, Khofifah 14,3 persen, dan Anas 12,3 persen.

Kemudian untuk calon wagub dengan pertanyaan tertutup sembilan nama, Anas di peringkat atas dengan 25,3 persen, Budi Sulistyono 11,5 persen, Said Abdullah 4,2 persen, serta yang lainnya memilih kandidat lain serta rahasia atau belum memutuskan atau tidak menjawab.

“Berdasarkan data, calon dengan peluang menang terbesar saat ini adalah Gus Ipul berdasarkan tingkat elektabilitas tertinggi dibanding kandidat lainnya,” katanya.

Selama menjabat Wakil Gubernur Jatim, lanjut dia, Gus Ipul juga memiliki tingkat kepuasan kinerja di atas 80 persen, ditambah tingkat menginginkannya menjadi Gubernur Jatim oleh masyarakat di atas 50 persen.

Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa Pilkada Jatim sangat dinamis mengingat pelaksanaannya masih beberapa bulan ke depan, yakni Juni 2018, terlebih jika Khofifah Indar Parawansa nantinya memilih mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial dan terus turun ke lapangan.

Survei Indo Barometer itu dilaksanakan di 38 kabupaten/kota seluruh Jatim pada 18-29 September 2017, jumlah responden 1.200 orang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, serta tingkat kesalahan sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Ant/RAPP002)