Satu Pengunjung Ditemukan Meninggal Dunia Tenggelam di Grojogan Dhuwur

oleh

Pacitanku.com, PRINGKUKU – Salah satu obyek wisata di Pacitan yang sedang hits, Grojogan Dhuwur di Dusun Barong Kulon, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku memakan korban pada Selasa (14/6/2016).

Informasi yang dihimpun Pacitanku.com dari Yuli Kusrini, anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Pacitan, seorang pengunjung atas nama Edi, warga Pakel, Dusun Tati Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Grojogan Dhuwur.

Setelah sempat menghilang usai berenang di Grojogan Dhuwur, Edi sempat dinyatakan hilang dan selama kurang lebih 4,5 jam dilakukan pencarian oleh warga sekitar. Setelah dilakukan pencarian selama sekitar 4 jam kemudian, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia “Korban suda ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, saat ini dilakukan evakuasi oleh warga masyarakat,” kata Yuli Kusrini.


Sebagaimana diketahui, Grojogan Dhuwur yang terletak di Dusun Barong Kulon, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku. Grojogan Dhuwur ini berada masih dalam satu desa dengan obyek wisata Kali Barong yang populer dengan dayung prau mancung dan sepeda airnya.

Yang membuat Grojogan atau air terjun ini elok dan sedap dipandang adalah panoramanya yang membuat kita merasa nyaman, berada diantara bebagai macam pepohonan yang menghijau, diantara gemericik air terjun yang berjatuhan, dan berada di sebuah kolam raksasa dengan warna natural, biru dan jernih. Air terjun atau Grojogan Dhuwur ini terdiri dari tiga aliran air terjun utama, yang mengalir deras sepanjang waktu.

Namun demikian, tidak disarankan bagi pengunjung yang berwisata kesini dan belum pandai berenang, karena meski jernih, arus di kolam raksasa menuju sungai dibawahnya ini cukup deras.

Saat ini, jenazah Edi telah dibawa ambulans untuk dilakukan autopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pacitan. (RAPP002)