Pacitanku.com, PACITAN — Dinamika kunjungan wisatawan di objek wisata Pantai Teleng Ria, Kabupaten Pacitan, mengalami fluktuasi selama masa libur Tahun Baru 2026 yang dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Menyikapi situasi tersebut, tim penyelamat wisata tirta atau lifeguard Pantai Teleng Ria meningkatkan kesiagaan dengan memperketat pengawasan dan melakukan langkah antisipasi dini demi menjamin keselamatan para pelancong yang tengah menikmati masa liburan di pesisir selatan tersebut.
Tim Lifeguard Pantai Teleng Ria, Abi Haryadi, mengungkapkan bahwa secara statistik jumlah kunjungan wisatawan pada musim liburan kali ini memang tidak setinggi tahun sebelumnya.
Penurunan ini disinyalir kuat akibat faktor cuaca ekstrem yang masih membayangi serta adanya rentetan bencana alam di beberapa daerah yang mempengaruhi minat masyarakat untuk bepergian jauh.
Meskipun demikian, pihaknya mencatat grafik kenaikan pengunjung mulai terlihat sejak tanggal 20 Desember 2024 dan mencapai puncaknya pada Minggu, 25 Desember 2024 lalu, sebelum akhirnya kembali melandai pada awal pekan ini.
“Untuk minggu-minggu ini memang ada sedikit penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kemungkinan karena pengaruh cuaca yang tidak menentu dan banyaknya bencana di beberapa daerah. Ramainya paling terlihat di hari Minggu, setelah itu ada sedikit penurunan karena faktor hari dan kondisi cuaca,”kata Abi.
Kendati jumlah pengunjung mengalami pasang surut, Abi menegaskan bahwa standar keamanan tidak sedikit pun dikendurkan.
Konsentrasi massa wisatawan saat ini terpantau memadati hampir seluruh kawasan wisata, mulai dari area waterpark hingga bibir pantai, dengan kepadatan tertinggi terlihat di sekitar pos lifeguard bagian barat.
Guna memastikan keamanan di zona-zona vital tersebut, pengelola menerapkan sistem pengamanan terpadu yang melibatkan kolaborasi lintas sektoral, mulai dari Polsek Kota, Polres Pacitan, BPBD, Polairud, hingga TNI Angkatan Laut.
Abi menjelaskan bahwa strategi utama yang diterapkan tim lifeguard saat ini adalah antisipasi dini atau pencegahan sebelum insiden terjadi.
Para personel disebar secara strategis di titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan laut untuk memantau pergerakan wisatawan secara lekat.
Petugas juga secara aktif memberikan imbauan persuasif kepada pengunjung yang hendak berenang agar tetap waspada dan mematuhi batas aman yang telah ditentukan, mengingat kondisi ombak bisa berubah sewaktu-waktu.
“Kami membagi personel di beberapa titik rawan dan memberikan imbauan kepada pengunjung sebelum bermain air. Antisipasi dini menjadi prioritas kami,”kata Abi.
Tim lifeguard memprediksi arus kunjungan masih berpotensi meningkat kembali pada momen akhir pekan, namun hal tersebut sangat bergantung pada keramahan cuaca.
Abi menyebut jika hujan turun, jumlah pengunjung biasanya akan menyusut drastis. Meski begitu, seluruh personel gabungan dipastikan tetap bersiaga penuh untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa saja yang memilih Pantai Teleng Ria sebagai destinasi liburan awal tahun.












